BacaJogja – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bantul mengakibatkan bencana tanah longsor di Dusun Lemah Rubuh, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Jumat (26/12/2025) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.20 WIB dan menyebabkan kerusakan pada teras rumah milik warga setempat.
Material longsor dilaporkan menimpa teras rumah milik Giyono (54), warga Dusun Lemah Rubuh. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Polsek Imogiri Lakukan Pengecekan Lokasi
Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Imogiri yang dipimpin PS Kasi Humas Polsek Imogiri, Aiptu Fauzan, bersama tiga personel piket fungsi segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta koordinasi awal.
Petugas memastikan kondisi di sekitar lokasi longsor aman untuk warga dan pengguna jalan, sekaligus mengantisipasi potensi longsor susulan.
Kronologi Longsor di Dusun Lemah Rubuh
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Sumanto (48), longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Selopamioro sejak sore hari.
“Saksi mendengar suara gemuruh cukup keras, lalu melihat jalan di depan rumah ambles. Material tanah tersebut kemudian mengenai bagian teras rumah milik Bapak Giyono,” ungkap Aiptu Fauzan.
Akibat kejadian ini, teras rumah korban mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp5 juta.
Evakuasi Material dan Pengamanan Jalan
Tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, piket fungsi Polsek Imogiri, Dukuh Lemah Rubuh, serta warga sekitar langsung bergotong royong melakukan evakuasi material longsor dan pengamanan lokasi.
Sebagai langkah antisipasi, petugas memasang police line di sepanjang jalan penghubung antara Dusun Lemah Rubuh dan Dusun Kedung Jati yang terdampak amblesan tanah.
“Saat ini jalan masih bisa dilalui kendaraan bermotor, namun kami mengimbau pengendara untuk ekstra waspada karena kondisi tanah masih labil,” tambah Aiptu Fauzan.
Warga Diimbau Waspada Longsor Susulan
Polsek Imogiri terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah kalurahan setempat untuk memantau perkembangan situasi. Mengingat intensitas hujan di wilayah Imogiri masih tergolong tinggi, warga yang tinggal di kawasan lereng dan daerah rawan longsor diminta tetap siaga, terutama saat hujan turun dalam durasi lama.
Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi berbahaya lainnya. []






