BacaJogja – Sebuah video yang memperlihatkan adu argumen antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dengan seorang oknum yang diduga juru parkir (jukir) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (31/12/2025), bertepatan dengan malam pergantian tahun.
Ketegangan dalam video itu terlihat terjadi di sekitar Pos Teteg Malioboro dan langsung menuai beragam tanggapan dari warganet. Banyak komentar menyoroti persoalan penataan parkir yang kerap menjadi polemik di kawasan wisata favorit tersebut.
Pihak kepolisian yang berada di lokasi kejadian segera melakukan langkah pengamanan dan mediasi guna mencegah situasi berkembang lebih jauh. Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Herjunadi, SH, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
“Kejadian di samping Pos Teteg sekitar pukul 22.30 WIB antara juru parkir dan petugas Dishub hanya terjadi miss komunikasi,” ujar Iptu Gandung Herjunadi, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Adu argumen terjadi secara spontan di tengah padatnya aktivitas Malioboro saat malam pergantian tahun.
Dimediasi dan Diselesaikan Kekeluargaan
Iptu Gandung menambahkan, petugas kepolisian langsung membawa pihak-pihak yang terlibat ke Pos Polisi Teteg Malioboro untuk dilakukan mediasi. Proses tersebut berlangsung singkat dan berakhir dengan kesepakatan damai.
“Saat itu langsung dimediasi di pos polisi dan diselesaikan dengan saling memaafkan. Tidak ada permasalahan lanjutan,” jelasnya.
Setelah mediasi, situasi di sekitar Malioboro kembali kondusif dan aktivitas masyarakat maupun wisatawan tetap berjalan normal.
Imbauan untuk Juru Parkir dan Petugas Lapangan
Polresta Yogyakarta juga mengimbau kepada para juru parkir agar selalu menaati aturan yang berlaku, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengedepankan sikap kooperatif demi menjaga ketertiban umum.
Imbauan tersebut dinilai penting, terutama saat momentum libur panjang, akhir pekan, maupun kegiatan besar yang menyebabkan lonjakan kunjungan wisatawan di kawasan Malioboro.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga Malioboro tetap nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” pungkas Iptu Gandung.
(Humas Polresta Yogyakarta)






