BacaJogja – Penampakan langit sore di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendadak menjadi perhatian warga, Rabu (24/12/2025). Menjelang waktu Magrib, langit memperlihatkan fenomena visual yang tidak biasa berupa pancaran cahaya memanjang dengan gradasi warna yang mencolok.
Fenomena tersebut diabadikan warga dari berbagai lokasi, mulai dari Semanu, Kabupaten Gunungkidul, ruas jalan tol di Sleman, hingga kawasan Imogiri, Kabupaten Bantul. Foto-foto langit sore itu kemudian beredar luas di grup WhatsApp dan media sosial.
Cahaya Langit Membelah Senja Yogyakarta
Dalam foto-foto yang beredar, tampak seolah cahaya matahari membentuk garis-garis vertikal dan diagonal di langit. Warna langit pun berubah secara dramatis, dari biru pucat, jingga keemasan, hingga ungu lembut menjelang petang.
“Langit e aneh lur…” tulis salah satu anggota grup WhatsApp, mengungkapkan rasa heran sekaligus takjub melihat penampakan tersebut.
Tak lama setelah foto pertama dibagikan, unggahan serupa bermunculan. Warga dari berbagai sudut kota dan kabupaten DIY ikut mengabadikan langit sore dengan sudut pandang berbeda—dari pinggir jalan, halaman rumah, hingga area terbuka dengan latar pepohonan.
Warga Ramai-Ramai Mengabadikan Momen
Fenomena langit sore ini membuat banyak warga berhenti sejenak dari aktivitas mereka. Beberapa di antaranya mengaku baru pertama kali melihat penampakan langit seperti itu secara jelas.
Meski tampak tidak biasa, sejumlah warganet menyebut fenomena tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh posisi matahari, awan tinggi, serta pembiasan cahaya saat cuaca cerah menjelang senja.
Apa pun penjelasannya, momen tersebut sukses menciptakan percakapan hangat di media sosial dan grup percakapan daring, sekaligus menjadi pengingat akan keindahan alam yang kerap luput dari perhatian sehari-hari.
Langit sore Yogyakarta kali ini bukan sekadar latar waktu menjelang malam, tetapi menjadi pengalaman visual yang menyatukan rasa takjub banyak orang dari tempat berbeda. Dari Gunungkidul hingga Sleman, dari Bantul hingga pusat kota, semua menengadah ke arah yang sama.
Di tengah rutinitas dan kesibukan, senja hari itu mengajak warga berhenti sejenak, memandang ke atas, dan mengagumi keindahan alam yang hadir tanpa aba-aba. []






