BacaJogja — Sebuah curhat yang beredar di media sosial mengundang perhatian warganet. Seorang perempuan di Yogyakarta disebut ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik, namun dihantui rasa takut untuk memeriksakan kesehatan karena khawatir stigma sosial jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya infeksi menular seksual, termasuk HIV.
Curhat tersebut dibagikan oleh temannya, yang mengaku bingung harus memberi saran apa. Ia berharap ada informasi mengenai tempat pemeriksaan dan konsultasi kesehatan yang aman, terpercaya, serta menjamin kerahasiaan identitas pasien.
Ingin Berubah, Tapi Terhalang Rasa Takut
Dalam curhatan itu, diceritakan bahwa perempuan tersebut mengakui pernah berganti-ganti pasangan dalam hubungan pacaran. Bukan dalam konteks komersial, namun karena sering khilaf saat menjalin kedekatan.
Belakangan, ia mengalami perubahan sikap. Sering murung dan merasa ada yang tidak beres dengan kondisi tubuhnya. Hal itulah yang memicu kekhawatiran akan kemungkinan terinfeksi penyakit menular seksual.
Meski memiliki niat kuat untuk berubah dan memperbaiki diri, ia merasa dilema. Di satu sisi ingin memastikan kondisi kesehatannya, di sisi lain takut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat karena khawatir identitasnya diketahui lingkungan sekitar.
Takut Stigma Sosial dan Dijauhi Lingkungan
Ketakutan terbesar yang dirasakan bukan semata hasil pemeriksaan, melainkan reaksi sosial. Ia khawatir jika harus memeriksa diri di puskesmas atau fasilitas umum, informasi tersebut bocor dan membuatnya dijauhi tetangga maupun orang-orang terdekat.
Kondisi ini menunjukkan bahwa stigma terhadap isu HIV dan infeksi menular seksual masih menjadi penghalang utama bagi sebagian masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang seharusnya menjadi hak setiap orang.
Warganet Diminta Beri Solusi dan Rekomendasi Aman
Melalui artikel ini, penulis curhat berharap masyarakat, khususnya warga Yogyakarta, dapat memberikan informasi mengenai:
- Tempat pemeriksaan HIV atau IMS yang menjaga privasi pasien
- Layanan konsultasi yang tidak menghakimi
- Fasilitas kesehatan yang aman dan terpercaya
Dukungan dan informasi yang tepat dinilai dapat membantu seseorang mengambil langkah awal untuk menyelamatkan kesehatan dan masa depannya.
Pemeriksaan Dini Penting untuk Kesehatan dan Pencegahan
Pakar kesehatan kerap menegaskan bahwa pemeriksaan dini infeksi menular seksual, termasuk HIV, sangat penting. Selain untuk pengobatan lebih cepat, langkah ini juga mencegah penularan lebih luas.
Di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tersebut sejatinya dilindungi oleh prinsip kerahasiaan medis, di mana data pasien tidak boleh disebarluaskan tanpa izin.
Perlu Lingkungan yang Lebih Empatik
Kasus ini menjadi pengingat bahwa niat seseorang untuk berubah seharusnya didukung, bukan dihakimi. Lingkungan yang aman, empatik, dan terbuka berperan besar dalam mendorong masyarakat untuk berani memeriksakan kesehatan mereka.
Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi isu kesehatan sensitif, agar tidak menjadi penghalang bagi orang lain untuk mencari pertolongan. []






