Tiga Cara yang Perlu Dilakukan Sebelum Vaksinasi Selama Puasa Ramadan

  • Whatsapp
vaksinasi massal bantul
Seorang warga saat mengikuti vaksinasi massal di Kabupaten Bantul. (Foto: Pemkab Bantul)

Yogyakarta – Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa, menyebutkan vaksinasi aman dilakukan selama berpuasa. Selain itu, dari fatwa tersebut, vaksinasi yang dilakukan dengan injeksi intramuscular atau disuntik ke dalam otot tidak membatalkan puasa.

Bagi umat Islam yang sedang menjalani puasa Ramadan, melakukan vaksinasi Covid-19 dengan injeksi intramuscular hukumnya boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya. Lantas persiapan apa yang dilakukan sebelum vaksin saat sedang berpuasa?

Read More

Baca Juga: Jadwal Vaksinasi Booster di Yogyakarta: AstraZeneca, Moderna dan Sinophram

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr. Ade Febrina L, MSc, SpA(K) mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan saat melakukan vaksinasi selama puasa. Pertama, adalah mencukupi tubuh dengan makanan yang sehat dan begizi.

“Hal ini tentu dilakukan pada saat sahur dan berbuka puasa,” katanya dalam video berjudul ‘Vaksin Saat Bulan Puasa Bikin Batal Puasa Gak ya?’ yang dipublikasikan melalui kanal Youtube Rumah Sakit Akademik UGM, pada Jumat, 1 April 2022.

Baca Juga: Sambut Ramadan dan Lebaran, Sleman Gelar Vaksinasi Booster Gratis di 86 Kalurahan

Langkah kedua, mencukupi cairan yang dibutuhkan tubuh. Tubuh manusia setidaknya membutuhkan asupan sebanyak 2 liter atau setara 8 gelas air putih sehari.

Selama berpuasa, dapat menginisiasi pemenuhan asupan air tersebut dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih saat makan malam, serta 2 gelas air putih ketika sahur. Ketiga, beristirahat dengan cukup.

Baca Juga: Aturan Terbaru Pemberian Vaksinasi Booster dan Jenis Vaksin

Jika ketiga kiat dapat terpenuhi kemungkinan besar tubuh menjadi fit dan sehat. Jika tubuh fit dan sehat, maka vaksinasi dapat dilakukan. “Karena tubuh yang fit dan sehat merupakan syarat utama sebelum melakukan vaksinasi,” katanya. []

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *