Dramatis! Mobil Ayla Penuh Lubang Ditembak Polisi di Sleman, Terungkap Terlibat Kasus Penipuan

  • Whatsapp

BacaJogja  – Sebuah mobil Ayla putih ditemukan dalam kondisi penuh lubang seperti bekas tembakan di pematang sawah wilayah Pakem, Sleman. Mobil tersebut ternyata terlibat dalam aksi pengejaran polisi setelah diduga dikendarai oleh pelaku penipuan dan penggelapan mobil rental.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian mengungkapkan bahwa kejadian bermula dari pengembangan kasus penipuan dan penggelapan mobil rental yang sebelumnya telah ditangani Polsek Sleman sejak 26 Januari 2025. Dalam kasus ini, polisi telah menangkap tiga orang tersangka, namun ada indikasi keterlibatan pelaku lain yang masih dalam pengejaran.

Read More

“Anggota kami mendapat informasi tentang keberadaan pelaku lainnya di wilayah hukum Polresta Sleman pada 24 Februari 2025. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pembuntutan,” ujar Adrian, Selasa (25/2/2025).

Baca Juga: KAI Commuter Gandeng KAI Services, Gunakan KMT Dapat Diskon 10% di Loko Café

Saat polisi berusaha menangkap para pelaku di Jl. Merbabu, Beran, Tridadi, Sleman, salah satu terduga pelaku menunjukkan gestur mencurigakan seolah akan mengeluarkan senjata api. Polisi pun bertindak cepat dengan melepaskan tembakan ke arah mobil tersebut.

Pengejaran Dramatis dan Ditemukannya Mobil di Pakem

Meski ditembak, para terduga pelaku berhasil kabur. Polisi yang kehilangan jejak akhirnya menghentikan pengejaran sementara. Namun, sekitar dua jam kemudian, warga melaporkan adanya sebuah mobil Ayla putih dalam kondisi mesin masih hidup, menabrak pohon di dekat sawah di Pakem.

Baca Juga: Kakek 78 Tahun Terjaring Razia di Hotel Klaten, Berduaan dengan Wanita Muda

Saat diperiksa, mobil tersebut ternyata kendaraan yang sebelumnya dikejar polisi. “Dari hasil olah TKP tadi malam, ada sekitar tiga tembakan yang mengenai mobil,” kata Adrian.

Satu Pelaku Ditangkap di Solo, Satu Masih Diburu

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi akhirnya berhasil menangkap satu dari dua pelaku di Solo pada Selasa pagi. “Alhamdulillah, dari dua pelaku, satu sudah kami tangkap di Solo. Satu lagi masih dalam pengejaran,” tambahnya.

Sindikat ini diduga telah beraksi di beberapa wilayah dengan modus menyewa mobil rental menggunakan identitas palsu lalu membawa kabur kendaraan tersebut. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan penipuan dan penggelapan mobil yang lebih luas. []

Related posts