Misteri Kematian Mahasiswi di Bantul, Tinggalkan Pesan Tertulis

  • Whatsapp
penemuan jenazah mahasiswi
Mahasiswi berinisial FDI (25) ditemukan meninggal di depan kamar rumahnya di Banguntapan, Bantul. Polisi menemukan pesan tulisan tangan dan luka pada tubuh korban. (Polres Bantul)

BacaJogja — Seorang mahasiswi berinisial FDI (25) ditemukan meninggal dunia di lantai dua rumahnya di kawasan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Jumat (30/1/2026) sore. Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya dalam posisi tengkurap tepat di depan pintu kamar.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah ditemukan jenazah seorang perempuan di lantai dua rumahnya di wilayah Baturetno, Banguntapan,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Read More

Kronologi Penemuan Korban

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Usai berbincang dengan tetangga, ibu korban naik ke lantai dua untuk mengambil jemuran yang berada di depan kamar FDI. Sesampainya di lokasi, sang ibu mendapati putrinya sudah tak bergerak.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap, wajah menghadap timur, dan kaki berada dekat pintu kamar. Saat dicek, korban sudah tidak bernapas,” jelas Iptu Rita.

Pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banguntapan. Tak lama kemudian, tim Inafis Polres Bantul bersama tenaga medis Puskesmas Banguntapan 1 tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Hasil Pemeriksaan Medis

Berdasarkan pemeriksaan dokter Dina Wahyuni dari Puskesmas Banguntapan 1 serta Tim Inafis, diperkirakan korban telah meninggal 2–5 jam sebelum ditemukan.

“Kondisi korban saat ditemukan lidah tergigit dan jari tangan kaku menggenggam. Ada luka pada bagian leher serta lebam di pundak, punggung, dan kaki,” paparnya.

Meski ditemukan luka pada leher, petugas tidak menemukan tali ataupun potongan tali di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan bungkus obat dari RS Hidayatullah yang berada di dekat tubuh korban.

Selain itu, petugas menemukan sebuah buku berisi tulisan tangan yang diduga ditulis korban. Isinya berupa permohonan maaf serta informasi akses ponsel miliknya.

Setelah olah TKP yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB, jenazah FDI dibawa menggunakan ambulans PMI Kota Yogyakarta ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian mahasiswi tersebut. []

Related posts