Abelom Kogoya Imbau Warga dan KKB Jaga Keamanan demi Kelancaran Pembangunan di Puncak

  • Whatsapp
Kepala Suku Besar Puncak Abelom Kogoya
Kepala Suku Besar Puncak Abelom Kogoya mengimbau masyarakat dan KKB menjaga keamanan di Ilaga demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan warga. (Ist)

BacaJogja – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Puncak, termasuk kelompok kriminal bersenjata (KKB), agar menghentikan aksi-aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Kota Ilaga. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan atas masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak langsung pada masyarakat sipil serta menghambat proses pembangunan daerah.

Imbauan tersebut disampaikan Abelom Kogoya pada Selasa (20/1/2026). Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan faktor utama agar aktivitas sosial dan pembangunan di Kabupaten Puncak dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Read More

“Saya sebagai Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak menghimbau kepada seluruh masyarakat, juga kepada KKB Puncak, supaya jangan lagi membuat kekacauan di Kabupaten Puncak, terlebih di Kota Ilaga,” tegas Abelom.

Tolak Kekerasan terhadap Warga Sipil

Abelom secara khusus meminta agar tidak lagi terjadi aksi kekerasan seperti pembunuhan, penganiayaan terhadap masyarakat sipil, maupun pembakaran bangunan yang selama ini menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

“Jangan lagi melakukan gangguan keamanan seperti pembunuhan, penganiayaan terhadap masyarakat sipil, ataupun pembakaran terhadap bangunan di Kota ini. Masyarakat tidak bersalah, mereka hanya ingin hidup tenang dan mencari makan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Kabupaten Puncak hanya menginginkan kehidupan yang aman, damai, dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa cemas.

Pembangunan Milik Bersama

Lebih lanjut, Abelom menekankan bahwa seluruh pembangunan yang sedang dan telah dilakukan di Kabupaten Puncak merupakan aset bersama masyarakat, sehingga tidak sepatutnya dirusak oleh pihak mana pun.

“Pembangunan di Kabupaten Puncak ini harus berjalan dengan baik, karena semua bangunan ini adalah milik kita bersama, milik masyarakat. Jangan sampai ada pembakaran terhadap bangunan-bangunan yang sudah dibangun,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa rusaknya fasilitas umum akibat aksi kekerasan hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat peningkatan kesejahteraan warga.

Ajak Jaga Persatuan dan Kedamaian

Abelom juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik masyarakat lokal maupun pendatang, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Puncak. Ia berharap tidak ada lagi aksi kekerasan yang dapat merusak persatuan dan menghambat kemajuan daerah.

“Mari kita sama-sama jaga keamanan di Kabupaten Puncak. Jangan lagi ada aksi bakar-bakar atau pembunuhan, baik terhadap masyarakat lokal maupun pendatang, supaya tercipta situasi yang aman dan pembangunan bisa berjalan lancar,” tuturnya.

Menurut Abelom, pembangunan yang tengah berlangsung di Kabupaten Puncak bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Oleh karena itu, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Pembangunan ini untuk kita semua masyarakat di Kabupaten Puncak. Kalau daerah aman, masyarakat sejahtera dan masa depan anak-anak kita juga terjamin,” pungkasnya. []

Related posts