BacaJogja — Suasana di sekitar aliran Sungai Serayu mendadak berubah mencekam pada Kamis (30/4/2026) malam. Seorang remaja perempuan asal Temanggung ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang di aliran sungai.
Penemuan korban terjadi di kawasan Sikancil sekitar pukul 20.30 WIB, setelah proses pencarian yang melibatkan relawan, tim SAR, aparat kepolisian, dan warga setempat sejak sore hari.
Korban diketahui merupakan pelajar perempuan yang diduga masih berusia setingkat sekolah menengah atas (SMA).
Kronologi Kejadian di Jembatan Kalibeber
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi, korban sebelumnya berada di sekitar Jembatan Kalibeber bersama seorang temannya pada Kamis sore sekitar pukul 17.38 WIB.
Dalam situasi yang masih didalami, korban diduga masuk ke aliran Sungai Serayu secara tiba-tiba. Saksi di lokasi sempat berteriak meminta pertolongan saat kejadian berlangsung.
Namun derasnya arus sungai, terutama setelah hujan mengguyur wilayah tersebut, membuat upaya penyelamatan awal sulit dilakukan.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun tingginya debit air Sungai Serayu serta arus yang kuat menyebabkan korban terbawa aliran sungai.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Tim gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran sungai sejak sore hingga malam hari.
Korban Ditemukan di Wilayah Sikancil
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Sikancil.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR bersama relawan dan aparat, sebelum korban dibawa ke rumah sakit umum daerah untuk penanganan lebih lanjut.
Penemuan korban sempat menarik perhatian warga sekitar yang memadati lokasi evakuasi.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian tersebut.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban tetapi juga masyarakat sekitar. Selain itu, kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi remaja serta lingkungan sosial di sekitar mereka.
Pengamat sosial menilai, peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam memberikan ruang aman bagi remaja untuk bercerita dan mendapatkan dukungan.
Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitar, terutama remaja yang kerap menghadapi tekanan namun tidak selalu mampu mengungkapkannya. []






