Pagi Tragis di Jalan Parangtritis Bantul, Perempuan Meninggal Usai Tertabrak Mobil

  • Whatsapp
kecelakaan jalan parangtritis
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Parangtritis Bantul, Senin (26/1/2026) pagi. Seorang perempuan meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat hendak menyeberang jalan. (Ist)

BacaJogja — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat hendak menyeberang jalan, Senin (26/1/2026) pagi.

Peristiwa nahas itu terjadi di Padukuhan Sruwuh, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, sekitar pukul 05.00 WIB. Korban diketahui berinisial S (44), warga Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul.

Read More

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika korban melaju menggunakan sepeda dari arah utara menuju selatan di Jalan Parangtritis.

“Setibanya di lokasi kejadian, korban berniat berbelok ke arah barat,” ujar Rita saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).

Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah mobil Mitsubishi Xpander bernomor polisi AD-1747-TO yang dikemudikan RAM (43), warga Serang yang berdomisili di Bangunharjo, Sewon.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi mobil tidak sempat menghindar hingga tabrakan pun tak terelakkan.

“Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” jelas Rita.

Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan dalam kondisi selamat. Adapun kondisi kendaraan, mobil mengalami pecah kaca depan serta ringsek pada bagian bodi depan. Sepeda yang dikendarai korban juga mengalami kerusakan dengan kondisi bodi penyok.

Saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur padat dan pada jam-jam rawan di pagi hari.

“Konsentrasi dan kehati-hatian sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Rita. []

Related posts