BacaJogja – Keributan yang terjadi di Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, berujung kecelakaan lalu lintas setelah dua pemuda yang panik dikejar warga terjatuh usai menabrak kendaraan lain di jalan, Sabtu (2/5/2026) sore.
Insiden tersebut bermula dari cekcok antara rombongan pemuda dengan warga setempat di sekitar area lapangan Wukirsari. Situasi kemudian memanas dan berubah menjadi aksi kejar-kejaran di jalan hingga menyebabkan kecelakaan di wilayah Pucung, Bantul.
Menurut informasi yang dihimpun, rombongan pemuda itu sebelumnya melintas dari arah Pantai Parangtritis menuju kawasan Imogiri. Saat tiba di wilayah Wukirsari, bagian depan rombongan terlibat perselisihan dengan warga sekitar lapangan.
Ketegangan yang terjadi memicu reaksi warga hingga melakukan pengejaran terhadap rombongan tersebut. Sebagian pemuda berusaha melarikan diri dari lokasi untuk menghindari keributan yang semakin membesar.
Dalam kondisi panik, dua pemuda yang berada di bagian belakang rombongan disebut kehilangan fokus saat berkendara. Keduanya berusaha menjauh dari kejaran warga, namun justru mengalami kecelakaan.
Peristiwa itu terjadi di pertigaan Karangtalun, Dusun Pucung, Bantul sekitar pukul 17.10 WIB. Kedua pemuda tersebut kehilangan kendali hingga menabrak kendaraan lain dan terjatuh di jalan.
“Kedua pemuda ini bukan yang terlibat langsung dalam cekcok di depan, tetapi karena mereka satu rombongan, ikut terdampak situasi dan berusaha melarikan diri. Saat itulah terjadi kecelakaan,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Minggu (3/5/2026).
Warga yang berada di lokasi kemudian mengamankan kedua pemuda tersebut guna mencegah kemungkinan aksi lanjutan dari massa. Tak lama berselang, petugas kepolisian datang dan membawa keduanya ke Polres Bantul untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dua pemuda yang diamankan diketahui berinisial FGR (18), warga Sitimulyo, Piyungan, dan FAH (17), warga Trihanggo, Sleman. Saat kejadian, keduanya mengendarai sepeda motor Honda Genio bernomor polisi AB 3644 ZF.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor serta dua telepon genggam milik keduanya. Selain itu, beberapa saksi telah dimintai keterangan guna memperjelas rangkaian peristiwa dan penyebab awal keributan.
“Keduanya saat ini diamankan di Polres Bantul untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih mendalami penyebab awal cekcok serta pihak-pihak lain yang terlibat,” kata Rita.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi saat terjadi gesekan atau perselisihan di lingkungan sekitar. Warga diminta menyerahkan penanganan konflik kepada aparat guna menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan bersama.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait pemicu awal cekcok antara rombongan pemuda dan warga di Wukirsari. Aparat juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam keributan tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena keributan yang awalnya terjadi di area lapangan justru berkembang menjadi aksi kejar-kejaran di jalan dan berakhir dengan kecelakaan lalu lintas. []






