BacaJogja – Cuaca ekstrem melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu (23/2), menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa wilayah.
Berdasarkan peringatan dini dari BMKG Yogyakarta, hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi hampir di seluruh wilayah DIY sejak siang hingga petang.
Baca Juga: Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari: Momentum Bersama Menuju Indonesia Bebas Sampah
Dampak Cuaca Ekstrem di DIY
Hujan deras dan angin kencang mengakibatkan berbagai kejadian, mulai dari pohon tumbang, rumah rusak, hingga gangguan jaringan listrik. Berikut dampak yang terjadi di masing-masing daerah:
- Kabupaten Gunungkidul
- Terdampak di Kapanewon Semanu dan Wonosari.
- Pohon tumbang di 7 titik.
- Rumah rusak 1 unit, rumah tergenang 1 unit.
- Tempat usaha terdampak di 2 lokasi.
- Gangguan jaringan listrik di 4 titik.
- Kendaraan rusak 3 unit.
- Akses jalan terganggu di 3 titik.
- Kota Yogyakarta
- Terdampak di Kemantren Kraton, Kotagede, dan Umbulharjo.
- Dahan patah di 4 titik.
- Kerusakan pada 2 gudang dan 1 rumah.
- Pagar roboh di 1 titik.
- Kabupaten Kulon Progo
- Terdampak di Kapanewon Sentolo, Kalibawang, dan Samigaluh.
- Pohon tumbang di 1 titik.
- Rumah rusak 3 unit.
- Akses jalan terganggu di 1 titik.
- Kabupaten Bantul
- Info awal menunjukkan 45 titik terdampak, masih dalam proses pendataan.
- Kabupaten Sleman
- Laporan sementara tidak ada kejadian signifikan.
Baca Juga: Demo Besar-besaran Aliansi Jogja Memanggil di Malioboro yang Berujung Bersih
Upaya Penanganan
Tim gabungan dari BPBD DIY, FPRB, KTB, TNI, POLRI, komunitas relawan, linmas, dan instansi terkait telah bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem ini. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di daerah rawan.
Rekomendasi untuk Masyarakat
- Segera laporkan kejadian ke BPBD atau petugas setempat.
- Hindari area yang rawan pohon tumbang atau tanah longsor.
- Berhati-hati saat berkendara, dan cari tempat aman jika cuaca memburuk.
- Pantau terus informasi cuaca dari BMKG dan BPBD.
- Waspada terhadap potensi bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi. []
(Sumber informasi: TRC BPBD DIY, BPBD Kabupaten/Kota se-DIY, BMKG Stamet Yogyakarta, Mitra kerja Pusdalops BPBD DIY)