BacaJogja – Ribuan pengemudi ojek online, taksi online, dan kurir online di seluruh Indonesia bersiap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dan mematikan aplikasi (offbid) secara massal pada Kamis, 27 Februari 2025. Dalam selebaran yang beredar, aksi ini sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan perusahaan aplikasi transportasi yang dinilai merugikan para mitra pengemudi.
Aksi diprakarsai Gabungan Roda Dua (Garda) Indonesia, sebuah organisasi yang menaungi para pengemudi transportasi online, menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Perhubungan No.12 Tahun 2019 tentang tarif transportasi online serta Keputusan Menteri Perhubungan No.1001 Tahun 2022 yang menggantikan aturan sebelumnya terkait potongan biaya aplikasi.
Baca Juga: Rekam Bus Klakson Telolet, Anak 13 Tahun di Bantul Diduga Diculik Orang Tak Dikenal
Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igum Wicaksono, dalam maklumat yang dikeluarkan pada 22 Februari 2025 di Yogyakarta, menyerukan kepada seluruh pengemudi untuk tidak tinggal diam terhadap kebijakan yang dianggap sewenang-wenang oleh perusahaan aplikasi asing.
“Kami menyerukan seluruh pengemudi online, baik yang tergabung dalam serikat, aliansi, federasi, konfederasi, organisasi, komunitas, maupun individu, untuk bersatu melawan arogansi korporasi asing yang semakin menekan kesejahteraan para mitra pengemudi,” ujar Raden Igum dalam siaran pers tertulis.
Baca Juga: Inovasi Hijau: Mahasiswa KKN UAD Ubah Limbah Plastik Menjadi Paving Blok Berkualitas di Borobudur
Sebagai langkah awal, Garda Indonesia meminta seluruh komunitas pengemudi online untuk mengirimkan Surat Pemberitahuan Aksi ke masing-masing Polda di seluruh Indonesia. Aksi ini bertujuan untuk menekan pemerintah dan legislator agar lebih tegas dalam mengawasi serta menindak perusahaan aplikasi yang dinilai melanggar regulasi nasional.
Dengan slogan “Diam Tertindas atau Berjuang Melawan”, para pengemudi online bertekad untuk terus memperjuangkan hak-hak mereka. Aksi ini diperkirakan akan berdampak besar terhadap layanan transportasi berbasis aplikasi di seluruh Indonesia. []