Duka di Bantul: Kisah Ibu dan Anak Berpulang Nyaris Bersamaan

  • Whatsapp
ibu anak meninggal
Duka menyelimuti Jetis, Bantul. Seorang ibu dan anak ditemukan meninggal dunia nyaris bersamaan di dalam rumah. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan. (Polres Bantul)

BacaJogja — Duka mendalam menyelimuti Dusun Cangkring, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul. Seorang ibu dan anak laki-lakinya ditemukan meninggal dunia nyaris bersamaan di dalam rumah mereka, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Korban diketahui berinisial S (68) dan anaknya I (42). Keduanya ditemukan di dalam kamar rumah sekitar pukul 01.30 WIB, dalam kondisi yang membuat warga sekitar tak kuasa menahan haru.

Read More

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui setelah seorang tetangga korban, K (42), mendengar suara teriakan dan tangisan histeris dari arah rumah korban. Merasa curiga, saksi kemudian membangunkan suaminya, Pungkas Widodo (45), untuk memastikan kondisi di dalam rumah tersebut.

Saat masuk ke kamar, saksi mendapati pemandangan yang menyayat hati. Sang ibu terlihat dalam kondisi sangat lemah sambil memeluk erat anaknya yang sudah terbaring tak bergerak di atas ranjang. Warga pun segera dipanggil untuk memberikan pertolongan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat warga berdatangan, korban I dipastikan telah meninggal dunia. Sementara sang ibu masih sempat bernapas meski kondisinya sangat kritis.

“Korban ibu masih hidup ketika warga datang, namun dalam kondisi sangat lemah. Sekitar 10 menit kemudian, korban juga meninggal dunia di lokasi,” ujar Iptu Rita saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Petugas dari Polsek Jetis, Tim Inafis Polres Bantul, serta tenaga medis dari Puskesmas Jetis 2 segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Dugaan sementara, keduanya meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama diderita.

“Sang ibu memiliki riwayat penyakit jantung menahun. Di lokasi juga ditemukan berbagai obat untuk penyakit hipertensi, diabetes, dan jantung,” jelas Iptu Rita.

Sementara itu, korban I diduga meninggal akibat komplikasi penyakit yang bersifat turunan. Di sekitar tempat tidurnya, polisi menemukan minyak angin serta botol untuk mengompres badan, yang mengindikasikan korban sebelumnya dalam kondisi kurang sehat.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan medis selesai sekitar pukul 03.30 WIB, jenazah kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Kami dari Polres Bantul turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban,” pungkas Iptu Rita.

Kepergian ibu dan anak yang nyaris bersamaan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Sebuah kisah tentang ikatan batin yang begitu kuat—hingga di detik-detik terakhir kehidupan pun, keduanya seolah tak ingin terpisah. []

Related posts