BacaJogja – Jagat media sosial, khususnya platform X (dulu Twitter), sempat dihebohkan oleh unggahan akun @Merapi_Uncover yang mengungkap aksi pencurian tabung gas elpiji di wilayah Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik dan memicu respons cepat dari pihak kepolisian.
Tak butuh waktu lama, jajaran Polsek Bambanglipuro bergerak menindaklanjuti keresahan warga. Hasilnya, seorang pria berinisial MR (47), warga Pundong, Bantul, berhasil diamankan pada Jumat (23/1/2026) setelah aksi penyamarannya terbongkar.
Modus Baru: Janjikan Bantuan PKH ke Lansia
Aksi terakhir MR terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 11.30 WIB. Pelaku mendatangi rumah seorang lansia berinisial N (70) di Dusun Gambuhan, Mulyodadi. Dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam dan menggunakan pelat nomor palsu AB 5325 PK, MR mencoba melancarkan modus barunya.
Pelaku mengaku sebagai pihak yang akan membantu korban mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH). Dari situ, ia masuk ke dapur rumah korban dan mulai melancarkan aksinya.
“Pelaku berdalih bahwa tabung gas milik korban sudah kedaluwarsa dan harus dibawa untuk diganti keesokan harinya,” ungkap Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.
Beruntung, korban tidak langsung percaya dan menolak permintaan tersebut.
Percakapan mencurigakan yang terdengar oleh warga sekitar membuat situasi berubah cepat. Warga kemudian mengepung pelaku hingga akhirnya MR berhasil diamankan oleh massa, sebelum diserahkan kepada Unit Reskrim Polsek Bambanglipuro.
Aksi sigap warga ini mendapat apresiasi dari kepolisian, meski tetap diimbau untuk tidak bertindak di luar hukum.
Sempat Viral, Mengaku Petugas Pertamina
Sebelum tertangkap, MR ternyata sudah lebih dulu viral. Pada Selasa (20/1/2026), pelaku beraksi di Dusun Gayaman dengan skenario yang nyaris serupa namun lebih meyakinkan.
Pelaku berpura-pura mencari alamat, meminta minum, lalu mengaku sebagai petugas resmi Pertamina yang tengah melakukan inspeksi rutin tabung gas elpiji. Dengan nada meyakinkan, ia menyebut tabung gas korban berbahaya atau kedaluwarsa dan harus segera ditarik.
“Ciri-ciri pelaku sangat identik dengan rekaman CCTV yang beredar, berperawakan sedang, rambut lurus, dan mengenakan jaket abu-abu,” tambah Iptu Rita.
Polisi Duga Ada Banyak Korban
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa MR bukan pelaku baru. Polisi mengidentifikasi setidaknya empat korban lain di wilayah Sumbermulyo dan Mulyodadi yang mengalami kejadian serupa dengan ciri pelaku yang sama.
Saat ini, Polres Bantul masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya TKP lain maupun dugaan keterlibatan jaringan tertentu.
Imbauan Polisi: Waspada dan Cek Identitas Petugas
Menanggapi kasus ini, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai petugas instansi tertentu.
“Kami mengapresiasi keberanian warga dalam memberikan informasi. Namun kami tegaskan agar masyarakat tidak main hakim sendiri. Jika menemukan pelaku tindak pidana, segera laporkan dan serahkan kepada pihak berwajib,” tegas Iptu Rita.
Bagi warga yang merasa pernah menjadi korban dengan modus pencurian tabung gas berkedok petugas, diminta segera melapor ke Polsek Bambanglipuro atau Polres Bantul guna memperkuat proses hukum terhadap tersangka. []






