BacaJogja – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Magelang KM 12,5, tepatnya di depan Alfamidi, Dusun Krapyak, Kalurahan Triharjo, Sleman, Rabu (23/7/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa ini merenggut satu korban jiwa dan menyebabkan dua orang luka ringan.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan melibatkan kendaraan roda tiga jenis Viar, mobil Suzuki pikap bermuatan sayur-mayur, dan mobil Toyota Agya.
Baca Juga: Penemuan Mayat di Bawah Jembatan Glagah Kulon Progo, Identitas Masih Misteri
Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat motor Viar melaju dari arah utara ke selatan dan berada di depan mobil Suzuki pikap. Setibanya di lokasi kejadian, pikap menabrak bagian belakang motor Viar hingga motor oleng dan terpental ke jalur berlawanan, melompati pembatas jalan (divider).
Nahasnya, dari arah selatan melaju mobil Agya yang tidak sempat menghindar. “Dari arah selatan ke utara, datang mobil Toyota Agya yang tidak sempat menghindar dan akhirnya ikut menabrak motor Viar tersebut,” jelas AKP Salamun.
Akibat benturan tersebut, pengendara motor Viar yang diketahui berinisial MY (54), warga Sleman, meninggal dunia di tempat. Pengemudi mobil Suzuki pikap berinisial DB (31) mengalami luka lecet di kaki kanan, sedangkan penumpangnya berinisial K mengalami luka lecet di kaki kiri. Keduanya kini menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Untuk pengemudi Toyota Agya berinisial AP (29) beserta penumpangnya, dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Magelang Sleman: Dilaporkan 1 Meninggal, 3 Luka Parah
Informasi yang dihimpun, pengendara Viar merupakan pedagang angkringan yang biasa berjualan di sekitar RSUD Sleman (RSUD Murangan). Saat kejadian, korban sedang perjalanan pulang dari berjualan.
Adapun mobil pikap diketahui sedang membawa muatan sayur-mayur yang rencananya akan dikirim ke pasar. Muatan tersebut sebagian berserakan akibat benturan keras.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. []






