BacaJogja – Video CCTV yang merekam detik-detik kecelakaan lalu lintas antara Bus Sumber Alam dan sepeda motor Honda Supra di wilayah Temon, Kabupaten Kulon Progo, kini viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan momen sebelum terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan seorang remaja 18 tahun meninggal dunia.
CCTV tersebut diketahui terpasang di SPBU Kedundang, Temon, dengan posisi kamera menghadap langsung ke jalan raya serta akses masuk SPBU. Dalam video yang beredar luas, terlihat jelas bus melaju dengan memakan badan jalan hingga melewati marka, serta melaju cukup kencang tanpa terlihat adanya upaya pengereman sebelum terjadi tabrakan.
Rekaman CCTV Jadi Sorotan Publik
Viralnya video CCTV ini langsung memicu perhatian warganet. Banyak yang menilai rekaman tersebut memperlihatkan dengan jelas posisi dan kecepatan bus sesaat sebelum menabrak sepeda motor yang hendak masuk ke area SPBU.
Video tersebut juga dinilai dapat menjadi bukti pendukung penting dalam proses penanganan dan penyelidikan kasus kecelakaan oleh pihak kepolisian.
Keterangan Resmi Kepolisian
Sebelumnya, Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, telah membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara Bus Sumber Alam dan sepeda motor Honda Supra di wilayah Temon. Pengendara sepeda motor meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Wates,” ujar Iptu Sarjoko.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 06.44 WIB, di Jalan Wates–Purworejo, tepatnya di depan SPBU Kedundang, Temon.
Saat itu, sepeda motor Honda Supra melaju dari arah barat ke timur dan berbelok ke kanan untuk masuk ke SPBU. Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju Bus Sumber Alam yang diduga terlalu ke kanan melebihi marka jalan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor berinisial MAA (18), warga Kokap, Kulon Progo, mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di IGD RSUD Wates.
Penanganan dan Imbauan
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti. Video CCTV yang viral tersebut juga akan menjadi bahan pendalaman dalam proses penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk selalu mematuhi marka jalan, mengendalikan kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di area padat dan akses keluar-masuk fasilitas umum seperti SPBU.[]






