Kebakaran Mobil VW di Klangon Bantul, Kerugian Capai 80 Juta

  • Whatsapp
Mobil terbakar
Mobil Volkswagen terbakar di Jalan Wates KM 14,5, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul. (Ist)

BacaJogja – Sebuah mobil jenis Volkswagen dengan nomor polisi DK 7168 FC hangus terbakar di Jalan Wates KM 14,5, wilayah Dusun Klangon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu pagi, 1 Juni 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.

Menurut laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Argosari, kejadian bermula ketika kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Yogyakarta mengalami ledakan kecil. Tak lama kemudian, api muncul dari bagian kendaraan, memaksa pengemudi menepi. Dalam hitungan menit, api membesar dan melalap seluruh bodi mobil.

Read More

Baca Juga: Kecelakaan Maut Wonosari: Pemuda Meninggal Usai Tabrak Water Barrier 

Api berhasil membakar habis satu unit mobil VW yang diketahui milik Bapak Yuni, warga Pakem, Sleman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, estimasi kerugian mencapai ± Rp80 juta. Bila tidak segera ditangani, kobaran api dikhawatirkan dapat menjalar ke kios-kios warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Penyebab Kebakaran

Berdasarkan asesmen awal, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik pada kendaraan. Hal ini diperkuat dari keterangan narasumber di lokasi, Arif Fatimah.

TRC FPRB Argosari yang menerima laporan pukul 07.00 WIB segera menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.15 WIB. Tim kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk penanganan kebakaran, di antaranya:

  • BPBD Kabupaten Bantul
  • Pemadam Kebakaran Sedayu
  • Pemerintah Kalurahan Argosari
  • Relawan FPRB Argosari

Baca Juga: Perpanjang SIM Kini Lebih Mudah: Ini Jadwal Layanan SIM Keliling Yogyakarta Juni 2025

Dengan kerja sama lintas instansi, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke area pemukiman dan kios warga sekitar.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan sistem kelistrikan kendaraan, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Masyarakat juga diimbau untuk selalu siaga dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang. []

Related posts