Dua Pelajar Jadi Korban Penganiayaan OTK di Piyungan Bantul, Polisi Lakukan Penyelidikan

  • Whatsapp
penganiayaan bantul
Dua pelajar asal Sleman menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal di Piyungan Bantul. Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. (Ist)

BacaJogja – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bantul. Dua pelajar asal Sleman menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Wonosari, tepatnya di depan Resto Bukit Indah, Dusun Plesedan, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, pada Jumat (16/1/2026) siang. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 12.57 WIB, saat kondisi arus lalu lintas di lokasi terpantau normal.

Read More

Kronologi Penganiayaan di Jalan Wonosari

Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden bermula ketika dua korban berinisial RBA (14) warga Condongcatur dan MAR (14) warga Kalasan, Sleman, tengah berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB-6090-ON.

Keduanya melaju dari arah Putat, Patuk, Gunungkidul menuju Sleman. Namun, sejak berada di wilayah Putat, korban mengaku sudah merasa curiga karena dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu.

“Pelaku sudah mulai mengikuti dan memepet korban sejak di wilayah Putat,” ungkap Iptu Rita Hidayanto, Sabtu (17/1/2026).

Sesampainya di depan Resto Bukit Indah, pelaku secara tiba-tiba menghentikan paksa sepeda motor korban. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap kedua pelajar tersebut sebelum akhirnya melarikan diri.

Luka yang Dialami Korban

Akibat aksi kekerasan tersebut, kedua korban mengalami luka fisik dengan tingkat berbeda:

  • RBA (14) mengalami luka memar ringan di bagian bawah mata kiri akibat dipukul sebanyak dua kali.
  • MAR (14) mengalami luka robek di bagian bibir akibat satu kali pukulan.

Meski tidak mengalami luka berat, korban sempat mengalami syok dan ketakutan akibat kejadian tersebut.

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

Usai menerima laporan, petugas piket fungsi Polres Bantul langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.

“Petugas telah melakukan olah TKP awal dan pemeriksaan saksi. Kasus ini sudah kami laporkan kepada pimpinan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi serta menangkap pelaku,” jelas Iptu Rita.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan di jalur Jalan Wonosari, agar tetap waspada saat berkendara dan segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila melihat atau mengalami kejadian mencurigakan di jalan raya. []

Related posts