Kecelakaan Maut di Jalan Yogya–Wates Bantul, 3 Remaja Meninggal Diduga Akibat Lawan Arus

  • Whatsapp
laka maut bantul
Kecelakaan maut di Jalan Yogya–Wates Bantul dini hari 3 April 2026 menewaskan 3 remaja. (Polres Bantul)

BacaJogja – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Yogya–Wates, tepatnya di depan Circle K, Dusun Bandut Lor, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/4/2026) dini hari.

Insiden yang melibatkan dua sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit mobil Toyota Avanza tersebut menyebabkan tiga orang remaja meninggal dunia.

Read More

Kronologi Kecelakaan

Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.45 WIB.

Peristiwa bermula saat dua sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah timur ke barat. Motor pertama bernopol AB-5668-DB dikendarai AGS (17) dengan pembonceng R (17), sementara motor kedua bernopol AB-3554-EV dikendarai AA (19) dengan pembonceng F (18).

“Kedua sepeda motor tersebut melaju melambung ke sebelah kanan atau melawan arus,” jelas Rita.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur), melaju mobil Toyota Avanza bernopol AD-1838-NQ yang dikemudikan S (62).

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Motor pertama menghantam bagian depan mobil, menyebabkan kendaraan oleng ke kanan.

Tak lama berselang, motor kedua menyusul menabrak bagian samping kiri mobil tersebut, sehingga terjadi kecelakaan beruntun.

Tiga Remaja Meninggal Dunia

Kecelakaan ini mengakibatkan tiga korban jiwa. Pengendara motor kedua, AA (19), dan pemboncengnya F (18) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, pembonceng motor pertama, R (17), sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Korban R meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, sedangkan AGS (17) saat ini masih dirawat intensif karena mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka di kepala,” tambah Rita.

Pengemudi mobil Avanza berinisial S (62) serta satu penumpangnya, AR (28), dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

Akibat benturan keras, mobil Avanza mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari kaca depan pecah, bodi depan ringsek, hingga pintu samping kiri belakang penyok.

Sementara itu, kedua sepeda motor Honda Scoopy mengalami kerusakan berat hingga ringsek. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak berkendara melawan arus.

Perilaku tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal seperti yang terjadi dalam peristiwa ini.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bahwa pelanggaran lalu lintas sekecil apa pun dapat berujung fatal. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. []

Related posts