BacaJogja – Kabar duka datang dari dunia seni Yogyakarta. Seniman sekaligus pelawak senior, Sumisih Yuningsih binti Padeho Dirajo, yang dikenal luas dengan nama panggung Budhe Yuningsih atau Yu Beruk Angkringan, meninggal dunia pada Sabtu, 14 Februari, pukul 08.30 WIB.
Almarhumah wafat di RS Sardjito Yogyakarta dalam usia 76 tahun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Budhe Yuningsih mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu pagi di Rumah Sakit Sardjito. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok seniman dan pelawak senior yang telah lama mewarnai dunia hiburan lokal Yogyakarta.
Nama Yu Beruk Angkringan begitu melekat di hati masyarakat, khususnya penikmat seni pertunjukan tradisional dan hiburan khas Yogyakarta.
Jadwal dan Lokasi Pemakaman
Jenazah almarhumah rencananya dimakamkan pada:
- Hari/Tanggal: Sabtu, 14 Februari
- Waktu: Pukul 15.00 WIB
- Lokasi: Makam Dongkelan, Yogyakarta
Sementara itu, alamat duka berada di MG 1/1598 RT 08 RW 17, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta.
Keluarga memohon doa dari seluruh sahabat, kerabat, dan masyarakat agar almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah husnul khotimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan.”
Kepergian Budhe Yuningsih menjadi kehilangan bagi dunia seni Yogyakarta. Sosoknya dikenal sederhana dan mampu menghadirkan tawa melalui karakter khas yang ia perankan.
Masyarakat Yogyakarta pun turut menyampaikan doa dan penghormatan terakhir atas dedikasi almarhumah di dunia seni dan hiburan. []






