BacaJogja — Laga sarat gengsi bertajuk Derby Mataram akan mewarnai pekan ke-20 Super League 2025/2026 saat PSIM Yogyakarta menjamu rival abadi mereka, Persis Solo, di Stadion Sultan Agung (SSA) pada Jumat (6/2/2026) sore.
Mengantisipasi tingginya tensi pertandingan, Polres Bantul menyiapkan skema pengamanan ketat. Sebanyak 341 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan laga klasik ini berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, melalui Kasi Humas Iptu Rita Hidayanto, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menjaga jalannya pertandingan tanpa mengurangi kenyamanan suporter.
“Kami tetap mengedepankan sisi humanis dalam pengamanan nanti. Namun, kami akan bertindak tegas terhadap siapa saja yang bertindak rusuh dan mengancam jalannya pertandingan,” tegas Iptu Rita, Kamis (5/2/2026).
Pengamanan mencakup pemeriksaan ketat di pintu masuk serta pemantauan pergerakan massa mulai dari akses luar hingga ring stadion.
Barang Terlarang Diawasi Ketat
Polisi menegaskan sejumlah larangan untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Suporter dilarang membawa:
- Flare
- Petasan dan kembang api
- Minuman beralkohol
- Senjata tajam (sajam)
- Kendaraan berknalpot brong
Seluruh penonton akan menjalani pemeriksaan barang bawaan sebelum memasuki stadion.
Untuk menghindari bentrokan antarsuporter, Panitia Pelaksana (Panpel) sepakat membatasi jumlah penonton dan melarang suporter tim tamu (Persis Solo) hadir di SSA. Keputusan ini mengikuti regulasi masa transisi sepak bola nasional.
“Keputusan ini adalah hasil komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas. Kami mengajak seluruh suporter tuan rumah untuk mendukung tim kesayangannya dengan tertib dan damai,” ujar Iptu Rita.
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar SSA
Selain pengamanan di dalam stadion, Polres Bantul juga menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di kawasan Stadion Sultan Agung.
Masyarakat diminta mencari jalur alternatif pada Jumat sore untuk menghindari kemacetan. Polisi juga mengimbau para pendukung agar tidak melakukan konvoi setelah pertandingan berakhir.
“Kami meminta para pendukung untuk langsung pulang dengan tertib dan tidak melakukan konvoi demi kelancaran arus lalu lintas,” jelasnya.
Dengan pengamanan komprehensif ini, Polres Bantul berharap pertandingan antara PSIM dan Persis tetap menjadi tontonan menarik tanpa insiden berarti. []






