Garebeg Sawal Digelar 20 Maret 2026, Ini Rangkaian Hajad Dalem Keraton Yogyakarta

  • Whatsapp
Garebeg sawal jogja
Keraton Yogyakarta menggelar rangkaian Hajad Dalem Idulfitri 2026 (Dal 1959). Puncaknya adalah Garebeg Sawal pada 20 Maret 2026. (Ist)

BacaJogja – Keraton Yogyakarta akan menggelar rangkaian Hajad Dalem Peringatan Idulfitri 2026 atau Dal 1959, yang menjadi salah satu tradisi budaya penting di Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah prosesi Garebeg Sawal yang akan dilaksanakan pada 20 Maret 2026.

Rangkaian kegiatan Hajad Dalem tersebut diawali dengan Gladhi Resik Bregada Prajurit pengawal Garebeg Sawal pada Sabtu, 14 Maret 2026 sore di kawasan Kagungan Dalem Kamandungan Kidul – Alun-Alun Kidul Yogyakarta.

Read More

Prosesi gladhi atau latihan ini biasanya menarik perhatian masyarakat karena prajurit Keraton tampil dengan busana tradisional lengkap serta formasi barisan khas yang sarat makna sejarah.

Puncak Tradisi Garebeg Sawal

Puncak rangkaian Hajad Dalem Idulfitri di Keraton Yogyakarta adalah Garebeg Sawal, yang akan digelar pada Jumat, 20 Maret 2026.

Tradisi Garebeg Sawal merupakan upacara adat yang telah berlangsung turun-temurun di Keraton Yogyakarta. Dalam prosesi ini, Keraton mengeluarkan gunungan yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Gunungan tersebut kemudian diperebutkan masyarakat yang meyakini bagian dari gunungan membawa berkah.

Tradisi ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Yogyakarta maupun wisatawan yang ingin menyaksikan langsung warisan budaya Keraton.

Tahun Ini Tanpa Partisipasi Gajah

Pada pelaksanaan Garebeg Sawal tahun ini terdapat satu perubahan penting. Liman atau gajah yang biasanya ikut dalam prosesi tidak akan dilibatkan.

Hal ini menyesuaikan dengan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia tentang penghentian peragaan gajah tunggang di lembaga konservasi.

Penyesuaian Jam Wisata Keraton

Seiring dengan pelaksanaan rangkaian Hajad Dalem, terdapat penyesuaian pada beberapa unit wisata Keraton.

Kagungan Dalem Kedhaton dan Tamansari akan ditutup sementara pada 20–21 Maret 2026. Penutupan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan tradisi Keraton.

Sementara itu, Kagungan Dalem Wahanarata tetap dibuka untuk umum dengan jam operasional seperti biasa, yakni pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.

Ditutup Prosesi Ngabekten Putri

Rangkaian Hajad Dalem Idulfitri Keraton Yogyakarta akan ditutup dengan prosesi Ngabekten Putri pada 21 April 2026. Prosesi tersebut rencananya juga akan disiarkan melalui kanal media sosial resmi Kraton Jogja sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya acara secara daring.

Sebagian prosesi dalam rangkaian Hajad Dalem bersifat terbuka untuk umum, sementara beberapa lainnya bersifat tertutup.

Dengan digelarnya rangkaian tradisi ini, Keraton Yogyakarta kembali menegaskan perannya sebagai penjaga warisan budaya sekaligus pusat tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat hingga saat ini. []

Related posts