BacaJogja – Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menerjunkan teknologi pemantauan udara. Sebanyak 21 unit drone disiagakan untuk memantau titik-titik krusial di seluruh wilayah Yogyakarta selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pengawasan lalu lintas berbasis teknologi untuk mengantisipasi potensi kemacetan yang kerap terjadi saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
Pantauan Arus Mudik Secara Real-Time
Kabidhumas Polda DIY, Ihsan, menjelaskan bahwa penggunaan drone memungkinkan petugas melakukan pemantauan lalu lintas secara lebih presisi dan real-time.
Menurutnya, drone memiliki keunggulan dalam memberikan gambaran kondisi jalan secara langsung dari udara, terutama di titik-titik yang sulit dipantau sepenuhnya melalui kamera pengawas atau CCTV statis.
“Drone ini akan mengirimkan data visual secara langsung ke pusat kendali. Dengan begitu, kita dapat melihat kondisi lapangan secara utuh, termasuk di lokasi yang selama ini sulit dipantau,” ujar Ihsan.
Masyarakat Bisa Ikut Memantau Kondisi Jalan
Menariknya, teknologi ini tidak hanya dimanfaatkan oleh petugas kepolisian. Masyarakat juga dapat memantau kondisi arus lalu lintas secara langsung melalui kanal media sosial resmi Polda Jogja.
Melalui publikasi visual dari drone tersebut, masyarakat dapat mengetahui situasi lalu lintas di berbagai titik strategis di Yogyakarta. Hal ini diharapkan dapat membantu pemudik menentukan rute perjalanan serta menghindari potensi kemacetan.
“Tujuannya agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat mengenai kondisi jalan dan tidak terjadi kesalahpahaman terkait titik-titik perlambatan arus,” jelasnya.
Data Drone Jadi Dasar Rekayasa Lalu Lintas
Selain sebagai sarana pemantauan, data visual yang dihasilkan drone juga menjadi dasar pengambilan keputusan bagi petugas di lapangan.
Dengan pemantauan udara, petugas dapat dengan cepat mengetahui penyebab perlambatan arus lalu lintas, baik karena peningkatan volume kendaraan, gangguan di jalan, maupun penyempitan jalur.
Informasi tersebut kemudian menjadi acuan bagi tim urai lalu lintas di pos terdekat untuk segera menuju lokasi kemacetan dan melakukan rekayasa lalu lintas secara cepat dan tepat.
Upaya Ciptakan Mudik Aman dan Nyaman
Polda DIY berharap penggunaan teknologi drone ini mampu mempercepat respons penanganan kemacetan sekaligus meminimalkan penumpukan kendaraan selama arus mudik Lebaran.
Dengan pemantauan berbasis data yang akurat dan real-time, diharapkan perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Yogyakarta dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman.
Polda DIY juga mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan serta memantau perkembangan arus lalu lintas melalui kanal resmi agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berjalan dengan aman hingga sampai tujuan. []






