Polresta Jogja Gerebek Penitipan Anak di Umbulharjo, Diduga Ada Kekerasan dan Penelantaran Balita

  • Whatsapp
gerebek penitipan anak
Daycare Little Aresha di Umbulharjo Yogyakarta digerebek polisi akibat dugaan kekerasan dan penelantaran balita. Polisi masih melakukan penyelidikan. (Polresta Jogja)

BacaJogja – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali mencuat di Kota Yogyakarta. Sebuah tempat penitipan anak (daycare) bernama Daycare Little Aresha di kawasan Umbulharjo digerebek aparat kepolisian pada Jumat (24/4/2026) sore.

Penggerebekan dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta setelah muncul dugaan adanya tindak pidana terhadap balita yang dititipkan di lokasi tersebut.

Read More

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Rizky Adrian, membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

“Iya benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi sore melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di wilayah Umbulharjo,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat malam.

Diduga Terjadi Kekerasan dan Penelantaran Anak

Polisi menduga terdapat praktik perlakuan tidak layak terhadap anak-anak di daycare tersebut. Dugaan itu mencakup tindakan diskriminatif hingga kekerasan dan penelantaran.

Menurut Rizky, pihaknya menemukan indikasi adanya pelanggaran serius terhadap perlindungan anak.

“Diduga kuat memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, maupun menyuruh anak dalam situasi perlakuan salah, penelantaran atau kekerasan,” jelasnya.

Daycare yang beralamat di Jalan Pakel Baru Utara No. 27, Sorosutan, Umbulharjo itu kini telah disegel oleh aparat kepolisian.

Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, juga membenarkan langkah penggerebekan tersebut sebagai bagian dari proses penegakan hukum.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta lengkap, termasuk kemungkinan adanya korban dan pihak yang bertanggung jawab.

Kesaksian Warga: Anak Ketakutan hingga Dugaan Diikat

Sejumlah informasi yang beredar dari warga dan wali murid menyebut adanya dugaan kekerasan terhadap anak-anak di daycare tersebut.

Beberapa anak dikabarkan mengalami ketakutan setelah dititipkan, bahkan muncul dugaan bahwa ada korban yang tangannya diikat. Namun demikian, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak pengelola daycare.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Daycare Little Aresha belum memberikan pernyataan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal di tempat penitipan.

Polisi menegaskan akan mendalami kasus ini secara menyeluruh, termasuk memeriksa saksi, bukti, serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum berat terkait perlindungan anak. []

Related posts