BacaJogja – Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) berhasil menghimpun donasi peduli bencana Sumatera sebesar Rp2,3 miliar. Dana tersebut akan disalurkan kepada para korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penghimpunan donasi dilakukan di sela kegiatan Pagelaran Seni Budaya dan Malam Alumni bertajuk “Kampus Sehat, Pilar Kemandirian dan Ketahanan Bangsa” yang digelar pada Sabtu (14/12) di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Yogyakarta.
Kolaborasi UGM, LPS, dan Perbankan Nasional
Kegiatan penggalangan dana ini melibatkan berbagai pihak, antara lain BRI, BSI, Bank Mandiri, BNI, BTN, Bank Jatim, para alumni UGM, serta yayasan UGM. Selain donasi kemanusiaan, pada kesempatan tersebut juga diserahkan sejumlah beasiswa pendidikan, meliputi Beasiswa Gadjah Mada Peduli, Beasiswa Kagama, Beasiswa Sahabat UGM, serta Beasiswa BSI Scholarship.
Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyampaikan bahwa Malam Alumni menjadi wadah strategis bagi UGM dan Kagama untuk berkontribusi langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Baca Juga: Masyarakat Tembagapura Komitmen Bantu Aparat Jaga Keamanan Natal dan Tahun Baru
“Donasi ini merupakan wujud nyata komitmen UGM dan Kagama dalam membantu korban bencana, sekaligus memberikan dukungan pendidikan dan kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Ova.
Alumni UGM Capai 410 Ribu Orang
Dalam sambutannya, Prof. Ova juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah alumni UGM telah mencapai 410.128 orang. Menjelang puncak perayaan Dies Natalis UGM, para alumni secara rutin diundang kembali ke kampus sebagai upaya mempererat hubungan dengan almamater.
“Semangat yang kami bangun adalah Guyub, Rukun, dan Migunani. Alumni merupakan mitra strategis. Universitas tidak akan berkembang dengan baik tanpa dukungan alumni,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang selama ini telah berkontribusi dalam penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di UGM.
Baca Juga: LPS Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Pinggiran Sleman
Pagelaran Seni “Nafas Bangsa” Sarat Makna
Malam Alumni juga dimeriahkan oleh pagelaran seni bertajuk “Nafas Bangsa” yang memadukan drama, tari kontemporer dan tradisional, paduan suara, band, serta musik orkestra. Pertunjukan ini dibawakan oleh mahasiswa dari UKM Tari UGM, Paduan Suara Mahasiswa (PSM UGM), Gama Band, dan Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO).
Pagelaran tersebut mengisahkan pentingnya kesehatan individu secara fisik, mental, dan sosial yang dibangun sejak berada di lingkungan kampus. Cerita yang diangkat menggambarkan perjalanan bangsa dari ketergantungan menuju ketahanan, dimulai dari diri sendiri, mahasiswa, hingga menjadi alumni yang berkontribusi bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemda DIY Serahkan Bantuan Keuangan untuk Korban Banjir Sumatra, Sri Sultan: Jogja Pasti Membantu
Salah satu momen yang menarik perhatian hadirin adalah penampilan spesial para pimpinan universitas yang menyanyikan lagu “Tanah Airku” dengan iringan musik orkestra secara langsung. Penampilan tersebut dibawakan oleh Rektor UGM Prof. Ova Emilia, Wakil Rektor UGM Wening Udasmoro, serta Ketua Harian PP Kagama Budi Karya Sumadi.
Penampilan ini menjadi simbol kuat komitmen UGM dan Kagama dalam menumbuhkan semangat kebangsaan, solidaritas, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. []






