BacaJogja – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Kegiatan Sosial Kemasyarakatan (KSK). Pada Jumat (12/12/2025), LPS menggelar penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Gayamharjo, Sleman, sebuah wilayah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akses layanan kesehatan.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian LPS terhadap masyarakat yang hidup di daerah dengan akses kesehatan terbatas. “Karena itulah LPS melalui LPS Peduli Bakti Bagi Negeri, tergerak untuk turun dan membantu langsung masyarakat di sini, supaya mereka juga bisa mendapatkan akses kesehatan dasar dengan lebih mudah,” ujarnya di lokasi acara.
Akses Kesehatan Terbatas Jadi Tantangan Warga Gayamharjo
Letak geografis Desa Gayamharjo yang berada di wilayah perbukitan membuat sebagian warganya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Kondisi ini kerap membuat pemeriksaan kesehatan tertunda, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah, lansia, dan ibu hamil.
Baca Juga: Becak Listrik Muhammadiyah Resmi Mengaspal di Yogyakarta, Transportasi Wisata Kian Ramah Lingkungan
Melihat situasi tersebut, LPS hadir dengan membawa bantuan kesehatan dan sosial yang menyasar langsung kelompok rentan.
Melalui program KSK, rangkaian kegiatan yang diberikan LPS mencakup:
- Penyuluhan kesehatan umum
- Pemeriksaan kesehatan untuk 350 warga dewasa
- Pembagian 350 paket sembako
“Kami berharap kegiatan yang dilakukan hari ini menjadi langkah yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tutup Anggito.
Baca Juga: Sri Sultan Minta Rekayasa Lalu Lintas Baru untuk Atasi Kemacetan Libur Nataru 2025/2026
Program Serupa Juga Dilakukan di Kaki Gunung Merapi
Bukan yang pertama, pada Oktober 2025 LPS juga menyalurkan dukungan serupa untuk masyarakat di Sleman yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Merapi. Bantuan tersebut mencakup:
- Penyuluhan kesehatan umum
- Pemeriksaan kesehatan untuk 300 warga (250 dewasa dan 50 balita)
- Pembagian 250 paket sembako
- 50 paket PMT untuk balita
Program ini menjadi bukti konsistensi LPS dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses layanan. []






