LazisQu Luncurkan Program Makan Gratis untuk Mahasiswa Sumatra dan Aceh Terdampak Bencana

  • Whatsapp
lazisqu
LazisQu Yogyakarta meluncurkan program makan gratis tiga kali sehari bagi mahasiswa asal Aceh dan Sumatra terdampak bencana hingga 27 Desember 2025. (Dok Lazisqu)

BacaJogja  – Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus menggugah kepedulian berbagai elemen bangsa. Solidaritas masyarakat Indonesia mengalir deras melalui beragam aksi kemanusiaan, mulai dari penggalangan dana hingga program bantuan langsung bagi para korban terdampak.

Sebagai wujud nyata kepedulian tersebut, LazisQu Yogyakarta secara resmi meluncurkan program perdana bertajuk “Makan Gratis untuk Mahasiswa Sumatra & Aceh yang Terdampak Bencana”, Jumat (19/12/2025). Program ini menyasar mahasiswa asal wilayah terdampak bencana yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Read More

Program makan gratis tersebut diluncurkan di Ayam Geprek Sarjana, Yogyakarta, dan dihadiri oleh sejumlah mitra kolaborasi, di antaranya UKMF Al-Huda FBSB UNY, Kopma UNY, serta pihak Ayam Geprek Sarjana.

Berlangsung Tiga Kali Sehari Hingga 27 Desember 2025

Manager Program LazisQu, Ponco Sri Ariyanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah masyarakat yang disalurkan melalui LazisQu untuk membantu para korban bencana, khususnya mahasiswa.

“Alhamdulillah, kami sangat terharu dapat menyampaikan amanah dari masyarakat untuk mereka yang terdampak bencana. Pada tahap pertama ini kami menyiapkan 500 porsi makanan gratis, dengan target meningkat hingga 1.000 porsi,” ujar Ponco dalam keterangan persnya.

Ia menambahkan, program makan gratis ini dilaksanakan setiap hari dengan tiga kali layanan, yakni pagi, siang, dan sore, dan akan berlangsung hingga 27 Desember 2025.

LazisQu sendiri merupakan lembaga amil zakat yang berfokus pada pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah. Berkantor di Berbah, Sleman, LazisQu terus menggalang dana kemanusiaan untuk membantu para korban banjir di wilayah Sumatra.

Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Mahasiswa Terdampak

Ponco menambahkan, program makan gratis ini lahir dari kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian sama terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan.

“Program ini merupakan hasil sinergi LazisQu dengan UKMF Al-Huda FBSB UNY, Kopma UNY, Ayam Geprek Sarjana, serta Laz UQ. Kami menyadari bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan masyarakat di daerah asal, tetapi juga mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun LazisQu, terdapat lebih dari 5.000 mahasiswa asal Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang saat ini menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana, mulai dari kendala pembayaran UKT hingga pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

“Melalui program sedekah makan gratis ini, kami ingin meringankan beban mereka sekaligus menegaskan bahwa mereka tidak sendiri,” imbuh Ponco.

Bentuk Kepedulian dan Penguatan Solidaritas

Menurut Ponco, program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan pangan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan penguatan solidaritas sosial bagi mahasiswa terdampak bencana.

“Kami ingin mereka tahu bahwa kami hadir sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia yang saling peduli dan berbagi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dalam berbagai kebaikan,” pungkasnya.[]

Related posts