Dugaan Penyebab Kebakaran 10 Rumah di Asrama TNI Kodam IV Diponegoro Semarang

  • Whatsapp
Petugas sedang memadamkan kebakaran di kompleks asrama atau barak Kodam IV Diponegoro Semarang. (Foto: Istimewa)

Semarang – Sebanyak 10 rumah di kompleks asrama atau barak Kodam IV Diponegoro di Jalan Kesatrian, kawasan Bataliyon Arhanudse, Jatingaleh, Kota Semarang, ludes terbakar pada Rabu, 7 Juli 2021 sore. Api diduga dari salah satu rumah di bagian tengah barak yang tengah ditinggal pergi penghuninya.

Koordinator Pemadam Kebakaran Pos Banyumanik, Agus mengatakan, informasi diterimanya kebakaran hebat tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Pihaknya mendapat kabar permintaan bantuan pemadaman dari warga setelah api terlanjur membesar. “Saat kami datang sudah ada tujuh rumah yang terbakar,” ucap dia.

Read More

Baca Juga:

Dia mengatakan, kobaran api yang besar membuat petugas Damkar Pos Banyumanik kewalahan. Pihaknya meminta bantuan armada dari pos lain. Tak berselang unit lain datang sehingga total ada tujuh kendaraan pemadam menjinakkan si jago merah.

“Total ada 10 rumah yang terbakar”

Petugas berhasil memadamkan api setelag berjuang tiga jam. “Sekitar pukul 19.30 WIB berhasil dipadamkan, kami dibantu warga setempat. Total ada 10 rumah yang terbakar,” kata Agus.

Menurut dia, api cepat membesar karena bahan bangunan rumah yang mayoritas dari kayu dan papan. Bangunan rumah kebanyakan dari kayu, ditambah sifat api yang mengikat oksigen membuat api cepat membesar dan menyebar.

Agus mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah kesaksian warga, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah di bagian tengah barak. Rumah tersebut dalam keadaan kosong, ditinggal keluar penghuninya. “Rumah itu ditinggal tapi kondisi lagi memasak,” ujar dia.

Baca Juga:

Menurut dia, pemilik rumah diduga lupa mematikan api saat memasak. Kompor yang masih menyala kemudian membakar dapur dan seisi rumah dan merembet ke rumah sekitarnya. Di tengah kobaran api, terdengar suara ledakan cukup keras dari salah salah satu rumah yang terbakar. “Warga mendengar letupan setelah api sudah besar di dalamnya,” kata Agus

Sementara itu, insiden kebakaran ini masih dalam penyelidikan bersama pihak kepolisian dan TNI guna memastikan penyebab api maupun taksiran kerugian. Tak ada korban jiwa dari kejadian itu, namun untuk sementara warga korban kebakaran mengungsi ke rumah lain di sekitarnya. []

Related posts