Pelecehan Seksual di Sleman: Ibu Terjatuh Usai Diraba Pengendara Motor

  • Whatsapp
pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Ist)

BacaJogja – Aksi pelecehan seksual kembali terjadi di wilayah Sleman, tepatnya di jalan sekitar MBS Ar Fachrudin Prambanan, Bokoharjo, Prambanan. Peristiwa tersebut menimpa seorang ibu rumah tangga pada Senin malam, 7 Juli 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban berniat mengembalikan sepeda motor temannya. Korban lebih dahulu berangkat, sementara anaknya menyusul menggunakan motor lain untuk menjemput pulang. Saat melintas di jalur yang kondisinya sepi dan minim penerangan, tiba-tiba seorang pria tak dikenal dengan ciri-ciri menggunakan motor matic, helm putih, celana jeans, jaket hitam, dan bertubuh agak berisi, mendekat dari arah belakang.

Read More

“Awalnya ibu saya mengira itu saya, jadi beliau pelan-pelan saja,” ungkap anak korban dalam unggahan media sosial yang viral.

Baca Juga: Pria Misterius di Balik Jendela: Teror Pencuri Pakaian Dalam Bikin Warga Bantul Resah

Namun begitu pelaku sudah dekat, ia justru sengaja menempelkan motornya dan melakukan tindakan pelecehan dengan meraba bagian depan tubuh korban.

Korban terkejut, hilang keseimbangan, lalu terjatuh ke pinggir sawah bersama motornya. Pelaku langsung kabur tancap gas meninggalkan korban yang dalam keadaan kesakitan. Karena situasi jalan sepi dan gelap, tidak ada warga yang menolong. Korban akhirnya berusaha bangkit sendiri, memutar balik, dan bertemu anaknya yang sedang dalam perjalanan menyusul.

Meski sempat berusaha mengejar, pelaku sudah tidak terlihat jejaknya. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke ketua RT setempat. Sayangnya, korban tidak sempat mencatat nomor polisi kendaraan pelaku akibat kondisi gelap dan panik saat insiden terjadi.

Baca Juga: Pelecehan Seksual Berulang di Bantul Terekam CCTV, Polisi Selesaikan secara Kekeluargaan

Unggahan curhat keluarga korban di media sosial sontak menuai banyak simpati dan keprihatinan warganet. Banyak yang mengecam tindakan bejat tersebut dan mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih waspada jika harus melintas di jalur sepi pada malam hari.

“Enggak habis pikir masih ada orang jahat otak kotor begitu, bahkan ke orang tua yang berhijab dan berpenampilan sopan,” tulis anak korban dalam unggahan tersebut.

Hingga kini, keluarga korban berharap pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. []

Related posts