Rantis Polisi Lindas Ojol hingga Meninggal, Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Minta Maaf

  • Whatsapp
Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya saat jumpa pers terkait mobil Rantis Brimob melindas ojol hingga meninggal (Ist)

BacaJogja – Seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri saat terjadi kericuhan dalam aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden yang merenggut nyawa seorang ojol tersebut.

Read More

“Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi sore,” ujar Asep di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis malam.

Baca Juga: Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5% Meski Dunia Penuh Tantangan

Selain menyampaikan belasungkawa, Asep juga meminta maaf atas peristiwa yang terjadi. Ia mengatakan sudah bertemu langsung dengan keluarga korban.

“Saya atas nama Polda Metro menyampaikan permohonan maaf mendalam dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Saya juga sudah bertemu dengan bapaknya,” jelasnya.

Kronologi Rantis Brimob Lindas Ojol

Dalam video amatir yang beredar luas di media sosial, terlihat mobil rantis bertuliskan Brimob melaju kencang saat massa tengah berhamburan. Kendaraan lapis baja itu kemudian melindas seorang pengemudi ojek online yang berusaha menyelamatkan diri dari kerumunan.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan massa. Mereka kembali mengerubungi mobil rantis, memukul bodi kendaraan, bahkan ada yang mengejarnya. Meski demikian, mobil tetap melaju meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban yang tergeletak.

Baca Juga: Kisah Pilu Tukang Becak Yogyakarta, Ditemukan Meninggal di Atas Kendaraannya

Kapolri Ikut Menyampaikan Permintaan Maaf

Sebelum Kapolda Metro Jaya menyampaikan keterangan resmi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga lebih dulu mengungkapkan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

“Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” kata Sigit.

Kapolri juga memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk segera menyelidiki lebih lanjut insiden yang viral di media sosial tersebut.

Hingga kini, identitas korban masih belum diumumkan secara resmi, namun pihak kepolisian memastikan tengah berkoordinasi dengan keluarga untuk proses lebih lanjut. []

Related posts