BacaJogja – Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan silaturahmi, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat Safari Subuh sekaligus meresmikan Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Masjid Nurul Hidayah pada Senin (8/9).
“Masjid ini kan banyak orang-orang maju, pemikir, dan juga orang-orang yang jujur serta amanah. Kalau orang-orang yang jujur, amanah, kerja keras, dan pemikir, pasti sukses kalau usaha itu,” kata Hasto.
UMKM untuk Kesejahteraan Warga
Hasto berharap keberadaan UMKM di lingkungan Masjid Nurul Hidayah dapat memakmurkan masyarakat sekitar. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan warga sangat penting karena kemiskinan dapat menimbulkan persoalan sosial.
Baca Juga: Biennale Jogja 18: KAWRUH – Tanah Lelaku Hadir di Kota Yogyakarta, Bantul, dan Kulon Progo
Selain itu, ia juga mengajak jamaah dan warga untuk mendukung program pemerintah dalam pengolahan sampah. “Masjid itu harus menjaga kebersihan. Kebersihan sebagian dari iman. Sampah dipilah, nanti Bu Lurah, Bu Camat, Pak Camat yang ikut memimpin bersama,” tambahnya.
Takmir Masjid Nurul Hidayah, Yusli Harun, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Wali Kota. Ia berharap aspirasi warga terkait UMKM maupun perizinan bangunan bisa ditindaklanjuti. “Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan tadi ditampung, baik soal UMKM maupun izin mendirikan bangunan (IMB),” ungkap Yusli.
Baca Juga: Pameran Seni “Mampir Gelanggang” Galeri Bulaksumur Hadirkan 138 Karya di GIK UGM
34 UMKM Bergabung di Masjid Nurul Hidayah
Saat ini terdapat 34 UMKM yang tergabung di Masjid Nurul Hidayah, sebagian besar berasal dari warga RW 07 Patuk. Produk yang ditawarkan didominasi UMKM makanan seperti bakpia, nasi lemu, sate, dan gorengan.
Pihak takmir berharap keberadaan UMKM ini dapat menggerakkan perekonomian lokal serta memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, bukan hanya tempat ibadah semata. []






