Cegah Keracunan Anak Sekolah, Pemda DIY Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis

  • Whatsapp
Rapat MBG
Pemda DIY memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan empat pilar utama guna mencegah kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan di sekolah. (Pemda DIY)

BacaJogja  — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) memperketat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah munculnya kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan di beberapa daerah. Upaya ini dilakukan agar program nasional yang ditujukan bagi anak-anak sekolah tersebut benar-benar aman, higienis, dan menyehatkan.

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menegaskan bahwa pelaksanaan MBG di wilayahnya kini dijalankan berdasarkan empat pilar utama, yaitu jaminan keamanan dan higienitas, pengawasan berkelanjutan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan perlindungan tenaga kerja.

Read More

“Dalam upaya menjamin keamanan dan higienitas makanan yang diperoleh anak-anak kita, kami menerapkan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) secara ketat pada seluruh proses penyediaan makanan,” jelas Made dalam acara Pengarahan dan Evaluasi Program MBG di Westlake Resort, Kamis (6/11).

Baca Juga: Kebakaran Ruang Oven CV Karya Wahana Sentosa di Bantul, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Menurut Made, penerapan SLHS dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan (packaging), hingga mobilisasi makanan ke sekolah. Semua tahapan harus memenuhi standar agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan anak-anak penerima manfaat.

Selain itu, Pemda DIY juga menyiapkan sistem pengawasan berkelanjutan melalui monitoring intensif dan terstruktur bersama Satgas MBG di setiap kabupaten/kota. Evaluasi rutin dilakukan setiap minggu untuk memastikan kualitas dan jangkauan program tetap terjaga.

“Kami tidak hanya mengecek hasil akhirnya, tapi juga memantau kapasitas dapur penyedia makanan (SPPG) dan rantai distribusinya. Semua harus transparan dan akuntabel,” ujar Made.

Baca Juga: Sri Sultan HB X Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII

Lebih lanjut, Pemda DIY turut mendorong pemberdayaan ekonomi lokal dalam penyediaan bahan baku makanan. Made menegaskan, langkah ini bukan bentuk intervensi, melainkan upaya memastikan asal komoditas dan proses distribusi yang jelas. Dengan begitu, Pemda dapat memberikan rekomendasi terhadap sumber bahan baku lokal yang terjamin kualitasnya.

“Kami ingin bahan makanan yang digunakan berasal dari petani dan produsen lokal yang sudah terverifikasi. Selain aman, langkah ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” paparnya.

Keempat pilar tersebut menjadi dasar kuat bagi Pemda DIY dalam memastikan program MBG berjalan efektif dan aman bagi seluruh siswa penerima manfaat. Dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi lintas sektor, Pemda DIY berharap tidak ada lagi kasus keracunan yang menimpa anak-anak sekolah di wilayahnya.

Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang memberikan makanan, tetapi juga tentang menjaga generasi muda agar tumbuh sehat dan kuat melalui asupan bergizi yang aman dan berkualitas. []

Related posts