BacaJogja – Pagi itu, halaman Mapolres Bantul terasa berbeda. Deretan perwira berdiri rapi, masing-masing menggenggam pedang yang disilangkan membentuk lorong kehormatan. Perlahan, pedang-pedang itu terbuka, mengiringi langkah seorang perwira menengah yang resmi memulai babak baru dalam pengabdiannya.
AKBP Bayu Puji Hariyanto, Kapolres Bantul yang baru, melangkah masuk didampingi istri dan keluarga besar, Selasa (13/1/2026). Tradisi pedang pora bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kepercayaan dan tanggung jawab yang kini berada di pundaknya.
Sorot mata para anggota Polres Bantul mengikuti setiap langkahnya. Di hadapan mereka berdiri sosok pemimpin baru, yang tidak datang dengan janji besar, melainkan dengan komitmen untuk melanjutkan apa yang telah dirintis dengan baik.
Melanjutkan Estafet, Bukan Memulai dari Nol
Pergantian kepemimpinan di tubuh Polres Bantul berlangsung sehari sebelumnya di Mapolda DIY. AKBP Bayu Puji Hariyanto resmi menggantikan AKBP Novita Eka Sari, yang selama kurang lebih satu tahun memimpin Polres Bantul dan kini mendapat promosi jabatan sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda DIY.
Dalam farewell parade perdananya sebagai Kapolres Bantul, AKBP Bayu tidak banyak berbicara soal target ambisius. Baginya, kepemimpinan adalah soal kesinambungan.
“Mari kita sama-sama bekerja, dan bekerja bersama-sama, untuk meneruskan prestasi beliau dengan baik,” ucapnya singkat, namun tegas.
Kalimat itu seolah menjadi penanda arah kepemimpinannya: meneruskan yang baik, memperkuat yang sudah berjalan, dan menjaga soliditas internal.
Dari Deli Serdang hingga Bantul
AKBP Bayu Puji Hariyanto bukan nama baru dalam dunia kepolisian. Alumni Akademi Kepolisian tahun 2007 ini mengawali kariernya di Polres Deli Serdang, Polda Sumatera Utara. Jalur kariernya kemudian membawanya ke berbagai penugasan strategis, hingga terakhir dipercaya sebagai Perwira Menengah di Itwasum Polri.
Penunjukannya sebagai Kapolres Bantul tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/2781A/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Sebuah amanah yang datang di tengah dinamika tantangan keamanan dan pelayanan publik yang terus berkembang.
Salam Perpisahan yang Penuh Doa
Di sisi lain halaman Mapolres Bantul, suasana haru juga menyertai perpisahan AKBP Novita Eka Sari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah membersamainya selama menjabat.
“Kami ucapkan terima kasih atas segala dukungan seluruh pejabat utama dan anggota Polres Bantul, sehingga kami dapat menjalankan amanah dengan baik,” tuturnya.
Tak lupa, ia memohon doa restu untuk melangkah ke tugas barunya di Polda DIY. Sebuah perpisahan yang tidak sekadar formalitas, tetapi meninggalkan jejak kepemimpinan yang kini dilanjutkan oleh penerusnya.
Pedang pora telah ditutup, barisan dibubarkan, namun cerita baru di Polres Bantul baru saja dimulai. Di balik seremoni dan jabatan, tantangan sesungguhnya menanti: menjaga keamanan, merawat kepercayaan publik, dan memastikan Polres Bantul tetap hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Langkah pertama AKBP Bayu Puji Hariyanto sudah diayunkan. Kini, waktu yang akan menjawab bagaimana jejak kepemimpinannya akan terukir di Bumi Projotamansari. []






