Mengenal Visi dan Misi Sarmidi, Bakal Calon Wakil Wali Kota Yogyakarta

  • Whatsapp
Sarmidi spd
Sarmidi, Bakal Calon Wakil Wali Kota Yogyakarta (Istimewa)

BacaJogja – Geliat Pilkada Kota Yogyakarta mulai terasa. Sejumlah kandidat mulai bermunculan. Salah satu di antaranya adalah Sarmidi S.Pd..M.Si. Pria lulusan Pasca Sarjana Ilmu Pemerintahan ini maju sebagai bakal calon wakil wali kota lewat Partai Gerindra.

Sarmidi pada Pilkada Kota Yogyakarta ini mengusung visi Terwujudnya Yogyakarta Berkemajuan berbasis budaya dan lingkungan. Dalam meuwujudkan visi yang dibawa, pensiunan guru ASN ini akan menerjemahkannya dalam 10 misi.

Read More

Dia mengatakan, misi 10 sektor menjadi perhatiannya; yakni meliputi Pendidikan, Pariwisata, Budaya, UMKM, Transportasi, Lingkungan, Sumber Daya, Teknologi, Perhotelan, dan Kuliner. “Di sektor pendidikan program yang dikerjakan antara lain memperluas akses, meratakan kualitas pendidikan, peningkatan sumbr daya pendidik, dan pendidikan vokasional atau skil,” katanya saat ditemui di rumahnya di Karanganyar MG 3/1278 Mergangsan Yogyakarta.

Baca Juga: Ketum Nasional Samawi Gus Nahdhy Dikabarkan Siap Maju di Pilkada Sleman 2024

Komitmen Bidang Pariwisata bertekad pengembangan Kota Yogyakarta pariwisata bertaraf internasional, program yang dilakukan yakni meuwujudkan pariwusata yang terintegrasi, optimalisasi obyek wisata seperti museum, Keraton, dan Malioboro serta pengembangan destinasi wisata.

Pria yang hobi menulis dan berorganisasi ini mengungkapkan, pengembangan destinasi wisata ini menjadi beberapa sektor seperti wisata akademik yang meliputi seminar, studi Tiru, dan konvensi internasional; Wisata kesehatan ingin mewujudkan Yogyakarta sebagai pusat berobat yang terlengkap.

“Kami juga bertekad menjadi Yogyakarta sebagai pusat belanja palinng lengkap, pusat kuliner terkemuka, serta menjadikan Yogyakarta sebagai pusat pengembangan relegius dan pusat pengembanganbudaya tradisional,” jelasnya.

Baca Juga: Profil Sarmidi, Bakal Calon Wakil Wali Kota Yogyakarta

Menurut Sarmidi, Yogyakarta sebagai kota budaya juga perlu ditingkatkan terhadap perkembangan budaya. “Ini menjadi komitmen kami dalam bidang budaya dengan melestarikan kesenian tradisional, memberi tempat pertunjukkan seni tradisional, membentuk sanggar seni setiap kelurahan, serta melestarikan budaya tradisional secara menyeleuruh,” kata dia.

Akktivis Muhammadiyah ini mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Yogyakarta juga tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan UMKM. Keberadaan UMKM harus mendapatkan perhatian lebih agar perekonomian warga meningkat. Untuk itu perlu pengembangan, memberikan stimulus, membantu pemasaran, hingga menggelar berbagai pelatihan kepada pelaku UMKM.

Sarmidi berpendapat, Yogyakarta yang sedang berkembang juga tidak bisa dilepaskan dengan pertumbuhan kota. Transportasi perkotaan perlu dipikirkan agar memberikan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan.

sarmidi kanan
Sarmidi (kanan) saat menghadiri acara tasyakuran HUT ke XI LP-KPK (Istimewa)

Dia pun mendorong terwujudnya angkutan umum yang berkualitas, terkoneksi antar-kampung, antar-Sekolah serta terkonesi antar-obyek vital seperti pasar, rumah sakit, tempat hiburan, dan lainnya. “Membangun kota secara merata terkait obyek vital ini sangat penting,” tegas Sarmidi.

Sarmidi juga menitikberatkan perharian pada persoalan lingkungan. Komitmennya di bidang lingkungan antara lain membangun kota tanpa kumuh, membangun rumah warga 3.000 unit rumah sehat per tahun, pembangunan jalan gang dan PJU kampung serta memperbanyak taman kota baik di kampung mmaupun sekolah.

Baca Juga: Ini Nama-nama Kandidat Wali Kota Yogyakarta di Pilkada 2024

“Kerbersihan lingkungan juga harus diperhatikan; dengan melakukan modernisasi pengelolaan sampah, pengelolaan sampah mandiri, dan pegembangan bank sampah di banyak tempat,” kata Sarmidi.

Dia juga mendukung sumber daya manusia yang mumpuni bagi warga Kota Yogyakarta. Setiap warga berhak mendapatkan pelatihan, sosialisasi demokratisasi, Bela negara, Cinta tanah air, religius, dan ramah anak.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu masif, Yogygakarta tidak boleh ketinggalan dalam bidang teknologi. Misi yang diusung yakni menerapkan digitalisasi pada setiap pelayanan, data kependudukan. “Dalam membangun kota harus berbasis teknologi serta pengembangan wisata teknologi,” tegasnya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Kalender Event Yogyakarta Juni 2024

Menurut Sarmidi, Yogyakarta juga tidak lepas dari kota jasa, seperti perhotelan. Ke depan, perhotelan perlu mendapatkan perhatian termasuk dalam hal mempermudah investasi hotel, mengembangkan manajemen hotel, mengembangkan hotel sebagai pusat budaya. “Hal yang tidak kalah pentingnya yakni mengembangankan hotel murah namun berkualitas,” katanya.

Dia mengatakan, Yogyakarta juga dikenal karena ragam kuliner. Agar kuliner makin dikenal maka perlu mendorong terbentuknya tempat pusat kuliner di banyak tempat. “Selain itu perlu mengembangkan kuliner tradisional, kreativitas kuliner, memberikan stimulus kegiatan kuliner, mengembangan pusat cathering hingga mengembangkan pusat snack atau makanan ringan,” katanya. []

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *