Azka Hilang di Pantai Siung Gunungkidul: Misteri Belum Terpecahkan hingga Selasa Sore

  • Whatsapp
pencarian korban pantai siung
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang hilang di Pantai Siung. (Basarnas)

BacaJogja  – Seorang wisatawan perempuan asal Jakarta Timur, Azka Nurfadillah (28), dilaporkan hilang dan diduga terseret arus di kawasan Pantai Siung, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hingga Selasa (29/7/2025) sore, pencarian oleh tim SAR gabungan belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta, Kamal Riswandi, S.E., menyatakan bahwa operasi pencarian telah memasuki hari ketiga sejak laporan awal diterima. “Kami telah melakukan penyisiran melalui darat, laut, dan udara. Namun hingga hari ini pukul 17.00 WIB, hasil masih nihil,” ujarnya.

Read More

Kronologi Azka Hilang

Menurut data dari Posko Operasi SAR Gabungan, Azka diketahui tiba di Pantai Siung pada Kamis (24/7/2025) sore dan menyewa tenda untuk berkemah. Keesokan paginya, ia sempat menanyakan kepada petugas SAR tentang jalur menuju Watu Togok, sebuah lokasi yang dikenal ekstrem dan dilarang dikunjungi karena risiko keselamatan.

Baca Juga: Operasi Patuh Progo 2025 di DIY: 13.069 Tilang, STNK Mati dan Knalpot Bising Dominan

Petugas SAR sempat memberikan peringatan agar tidak mendekati Watu Togok. Namun pada siang hari, seorang nelayan melaporkan bahwa Azka terlihat berada di area tersebut. Tim SAR segera menindaklanjuti dan berhasil membujuk Azka untuk kembali ke area pantai utama.

“Tim SAR terakhir kali melihat korban pada Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB di sekitar tenda. Namun pada pagi harinya, saat tenda dibongkar karena masa sewa habis, korban sudah tidak terlihat,” ungkap Kamal.

Kecurigaan muncul ketika pada Minggu (27/7), seorang tukang parkir melaporkan adanya sepeda motor jenis Honda Vario 160 yang telah terparkir sejak Kamis dan belum diambil. Setelah dicek oleh Polsek Tepus, ditemukan tas berisi ponsel, pakaian, dompet, dan identitas milik Azka.

Baca Juga: Bikin Baru Atau Perpanjang? Ini Jadwal Layanan SIM Hari Senin se-DIY Juli 2025

Upaya Pencarian

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Yogyakarta, SAR Linmas, Polsek Tepus, dan unsur relawan lainnya, membagi diri dalam tiga tim penyisiran:

  • SRU 1 menyisir udara menggunakan drone thermal.
  • SRU 2 menyisir darat dari arah timur ke barat pantai sejauh 500 meter dan memantau dari atas tebing.
  • SRU 3 melakukan penyisiran laut menggunakan jetski dan perahu jukung dari Pantai Siung hingga Pantai Wediombo, tergantung kondisi gelombang.

Baca Juga: EIGER Adventure Perluas Koleksi Outdoor: Ribuan Produk untuk Petualang Pria, Wanita, dan Anak

Cuaca mendung dan gelombang laut tinggi menjadi kendala dalam pencarian laut. Meski demikian, operasi berjalan aman dan lancar.

Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Rabu (30/7/2025) pagi pukul 06.00 WIB dengan metode dan personel yang disesuaikan. “Kami tetap fokus dan berharap korban segera ditemukan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi larangan dan imbauan keselamatan di kawasan pantai,” tegas Kamal. []

Related posts