Udara Jogja Pagi Ini Terasa Pedas, Diduga Sisa Gas Air Mata Aksi Massa

  • Whatsapp

BacaJogja – Warga di kawasan Babarsari, Sleman, pada Minggu (31/8/2025) pagi melaporkan kondisi udara yang tidak biasa. Sejak sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah pengendara dan pejalan kaki merasakan bau menyengat mirip mesiu disertai rasa perih di mata.

Seorang warga yang melintas di perempatan UIN Sunan Kalijaga mengaku merasakan bau tersebut saat mengantar anaknya ke kampus. “Baunya seperti mesiu, mata terasa pedas. Setelah lewat Selokan Seturan malah tambah parah,” ujarnya di medsos merapinews.

Read More

Warga juga mengingatkan agar pengendara mobil tidak membuka jendela karena udara terasa lebih kotor dari biasanya. “Pagi ini udara Jogja tidak sesegar biasanya. Rasanya benar-benar beda,” tambahnya.

Fenomena ini diduga kuat merupakan sisa gas air mata yang digunakan aparat kepolisian dalam dua hari terakhir untuk membubarkan massa aksi di Mapolda DIY maupun sekitar UIN Jogja. Diketahui, ribuan orang, termasuk komunitas ojek online dan masyarakat umum, menggelar demonstrasi besar di kawasan tersebut sejak Jumat (29/8) hingga Sabtu (30/8) dini hari. Sedangkan di UIN aksi massa terjadi pada Sabtu.

Dalam penanganan aksi, aparat menembakkan gas air mata untuk mengurai kerumunan. Diduga, partikel gas tersebut masih tersisa di udara dan terbawa angin hingga menyebar ke sejumlah titik di sekitar Babarsari, Jalan Solo, hingga kawasan Seturan.

Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama yang beraktivitas di luar ruangan pada pagi hari. Penggunaan masker disarankan untuk mengurangi risiko iritasi mata dan pernapasan. Selain itu, pengendara mobil maupun motor sebaiknya menutup rapat jendela dan helm untuk meminimalisir paparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kualitas udara di sekitar lokasi pasca-aksi massa tersebut. []

Related posts