Pengelolaan Masjid Jogokariyan Yogyakarta Jadi Rujukan Nasional, Gubernur Bengkulu pun Belajar

  • Whatsapp
masjid jogokariyan jogja
Masjid Jogokariyan Yogyakarta. (Ist)

BacaJogja – Masjid Jogokariyan di Mantrijeron, Kota Yogyakarta, kembali mencuri perhatian nasional. Jumat (12/9/2025), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan datang berkunjung untuk mempelajari sistem pengelolaan masjid yang selama ini dikenal sukses memakmurkan jemaah. Kunjungan itu disambut langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Helmi Hasan menilai Masjid Jogokariyan adalah bukti nyata bahwa masjid bisa menjadi pusat kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga mampu menghidupkan lingkungan sekitar melalui program sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Read More

“Masjid Jogokariyan menunjukkan bahwa masjid bisa jadi pusat kegiatan umat, bukan sekadar untuk salat tapi juga untuk kegiatan yang membangun dan menyejahterakan. Ini yang ingin kami bawa ke Bengkulu, agar masjid di sana bisa selalu hidup dan ramai dengan aktivitas positif,” ujar Helmi.

Baca Juga: Live TikTok Jualan Mobil di Bantul, Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Kendaraan

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa keberhasilan Masjid Jogokariyan terletak pada semangat kolektif masyarakat. Masjid ini sudah lama dikenal sebagai rujukan nasional berkat sistem manajemen keuangan yang transparan, program sosial yang menyentuh warga, serta konsistensi dalam pemberdayaan ekonomi jemaah.

“Kami berharap semangat ini bisa menular ke banyak daerah lain. Masjid Jogokariyan bukan hanya rumah ibadah, tapi juga laboratorium sosial yang menginspirasi banyak pihak,” ungkap Hasto.

Masjid Jogokariyan memang memiliki keunikan tersendiri dalam pengelolaannya. Dana yang masuk dikelola secara terbuka dan dilaporkan rutin kepada jamaah, sehingga menumbuhkan kepercayaan tinggi dari masyarakat. Setiap donasi maupun infak segera disalurkan untuk kegiatan produktif, mulai dari pembangunan fasilitas, pendidikan, kesehatan, hingga bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Polda DIY Hadir di Bantul, Warga Antusias Perpanjang SIM

Selain itu, masjid ini juga dikenal aktif dengan berbagai kegiatan keumatan. Mulai dari pengajian, kajian rutin, pemberdayaan UMKM jamaah, hingga program sosial seperti bantuan pendidikan dan kesehatan. Tidak heran jika Masjid Jogokariyan selalu ramai oleh jamaah dan menjadi destinasi kunjungan berbagai pihak dari seluruh Indonesia yang ingin belajar pola pengelolaan masjid.

“Alhamdulillah, Masjid Jogokariyan selalu ramai. Banyak kegiatan jemaah dan warga masyarakat sekitar, termasuk kunjungan dari berbagai daerah di Indonesia. InsyaAllah kita semua bisa terus punya semangat untuk memakmurkan masjid, sehingga masjid juga dapat memakmurkan umat,” imbuh Hasto.

Kehadiran Gubernur Bengkulu diharapkan semakin memperluas inspirasi pengelolaan masjid modern yang berpihak pada umat. Dengan sistem yang transparan, akuntabel, dan berbasis pemberdayaan masyarakat, Masjid Jogokariyan membuktikan bahwa masjid mampu berperan besar dalam pembangunan sosial dan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional. []

Related posts