KDMP Sidomulyo Sleman Tumbuh Pesat, Anak Muda Siap Garap Konten Digital Promosikan Koperasi

  • Whatsapp
KDMP Sidomulyo
KDMP Sidomulyo di Godean Sleman tumbuh pesat dengan melibatkan anak muda kreatif untuk produksi konten digital. (Ist)

BacaJogja – Sejak diluncurkan pada awal Juli 2025, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo di Kapanewon Godean, Sleman, terus menunjukkan perkembangan pesat. Berawal dari potensi lokal, koperasi ini kini menjalankan berbagai unit usaha dan tengah menjadi rujukan sebagai koperasi percontohan di Yogyakarta.

Ketua KDMP Sidomulyo, Sigit Triwibowo, menjelaskan bahwa koperasi tidak hanya memasarkan beras dari petani lokal, tetapi juga mengelola beberapa unit usaha lain seperti pangkalan gas elpiji, apotek, hingga gerai PT Pos Indonesia. “Kami bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk membuka dan mengelola outlet distribusi,” ujarnya.

Read More

Sebelumnya, KDMP Sidomulyo dikenal sebagai Koperasi Produsen Sembada Pangan Sejahtera yang beranggotakan para petani dalam Gapoktan. Sebagai wilayah lumbung padi, koperasi ini telah lama menghasilkan beras berkualitas premium. Transformasi menjadi KDMP Sidomulyo kemudian dilakukan dua bulan setelah peluncuran awal. “Baru berjalan dua bulan, lalu kami bertransformasi menjadi Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo,” ujar Sigit.

Kini koperasi tersebut telah memiliki sekitar 100 anggota dan terus berkembang. Melihat potensi besar itu, pengurus mulai menyiapkan langkah strategis dengan melibatkan anak muda Sidomulyo yang memiliki keterampilan digital, seperti produksi video, film pendek, hingga pembuatan konten dengan teknologi kecerdasan buatan.

Baca Juga: Longsor Cibeunying Cilacap: Hari Ketiga, Tim SAR Temukan 8 Jenazah di Bawah Material Tebal

“Video sosialisasi KDMP ini masih minim, padahal kami punya anak muda yang jago bikin film. Ada juga yang kuliah di bidang IT, bisa bikin iklan dengan AI. Nah, ini yang mau kami maksimalkan,” jelasnya.

Dukungan Pemerintah untuk Penguatan Koperasi Baru

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan pendampingan penuh agar koperasi seperti KDMP dapat berkembang secara berkelanjutan. Salah satunya melalui pelatihan penyusunan perencanaan bisnis.

“Karena ini masih baru, pengurus belum tentu familiar dengan perencanaan bisnis yang berbasis pada kegiatan riil. Maka perlu peningkatan kapasitas agar pengurus koperasi mampu menyusun rencana usaha,” katanya.

Dara DPRD Sleman
Anggota Komisi B DPRD Sleman, Dara Ayu Suharto (Ist)

Selain pelatihan, pendampingan dan monitoring akan terus diberikan agar koperasi dapat menjalankan rencana bisnis yang telah disusun. “Kalau seperti Sidomulyo ini sudah jalan, tapi tentu tidak boleh berhenti di situ. Harus terus berkembang dan membuat rencana bisnis baru,” tambahnya.

Ia juga mengimbau pengurus untuk terus mengidentifikasi potensi lokal dan SDM yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha baru sehingga KDMP mampu menjadi penggerak ekonomi desa.

Baca Juga: LPS Perkuat Program Penjaminan Polis untuk Stabilitas Keuangan Nasional

DPRD Sleman Ingatkan Pentingnya Kolaborasi

Anggota DPRD Sleman, Dara Ayu Suhartono, turut memberikan apresiasi atas perkembangan KDMP Sidomulyo. Ia menilai, keberhasilan koperasi tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah daerah, pengurus koperasi, maupun masyarakat.

“Apalagi program KDMP ini masih baru, jadi perlu pendampingan khusus agar tidak berhenti di tengah jalan,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi B DPRD Sleman, Dara memastikan pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan tiap program benar-benar terealisasi hingga tingkat bawah. “Kami akan memastikan agar program pemerintah pusat maupun daerah benar-benar terealisasi hingga ke tingkat bawah,” tegasnya.

Dengan keterlibatan anak muda dan dukungan pemerintah, KDMP Sidomulyo kini berada di jalur pertumbuhan yang kuat. Koperasi ini diharapkan menjadi model transformasi ekonomi desa yang modern, adaptif, dan berkelanjutan. []

Related posts