KDMP Sidoarum Sleman Optimalkan Modal Iuran Anggota untuk Majukan Usaha Desa

  • Whatsapp
KDMP Sidoarum Sleman terus bergerak memajukan usaha desa meski bermodal iuran anggota. (Ist)

BacaJogja – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoarum, Kapanewon Godean, Sleman, terus menunjukkan komitmen dalam memajukan usaha desa meski masih mengandalkan modal terbatas dari iuran anggota. Dengan semangat gotong royong, warga bersama pengurus berupaya menggerakkan koperasi agar segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua KDMP Sidoarum, Sutarmono, menjelaskan bahwa keterbatasan modal tidak mengurangi semangat pengurus untuk mulai menjalankan kegiatan usaha. Menurutnya, langkah ini merupakan respon positif masyarakat terhadap program koperasi desa.

Read More

“Artinya, kita punya semangat untuk menjalankan ini. Walaupun masih menggunakan modal terbatas, kita tetap bisa jalan,” ujarnya.

Baca Juga: Operasi Zebra Progo 2025 Resmi Dimulai di Yogyakarta, Fokus Tertibkan Pengendara dan Tekan Kecelakaan

Ia menambahkan, kondisi tersebut hanya bersifat sementara. KDMP Sidoarum menunggu tambahan permodalan dari pemerintah pusat agar kegiatan koperasi dapat berjalan lebih optimal dan berkembang lebih luas.

Saat ini, koperasi masih berfokus pada penjualan kebutuhan sembako. Namun, rencana ekspansi usaha sudah disiapkan. Dalam waktu dekat, KDMP Sidoarum menargetkan membuka unit usaha baru seperti apotek, klinik kesehatan, cold storage, hingga kemitraan dengan UMKM lokal.

“Karena ini masih tahap pengembangan, ke depan kami akan membuka unit usaha baru seperti apotek, klinik kesehatan, dan cold storage. Kami juga berencana menggandeng UMKM lokal di Sidoarum,” kata Sutarmono.

Ia berharap pemerintah pusat segera memberikan dukungan permodalan agar koperasi desa dapat berkembang lebih cepat. “Kami jalan pelan-pelan, step by step, tapi dengan semangat yang kuat. Kalau koperasi ini dikelola dengan baik, dampaknya juga akan baik untuk masyarakat ke depan,” tambahnya.

Baca Juga: Jogja Larang Maxride dan Bentor Angkut Penumpang, Siapkan 1.000 Becak Listrik Pengganti

Dukungan pemerintah daerah pun tidak berhenti. Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, menyampaikan bahwa pihaknya terus memberikan pendampingan dan pelatihan perencanaan bisnis bagi pengurus koperasi.

“Karena ini masih baru, pengurus belum tentu familiar dengan perencanaan bisnis yang berbasis kegiatan nyata. Maka perlu ada peningkatan kemampuan agar pengurus koperasi bisa menyusun dan menjalankan rencana usaha,” jelasnya.

Bu Dara komisi b
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sleman, Dara Ayu Suharto (Ist)

Selain pelatihan, dinas juga melakukan pendampingan penuh agar koperasi menjalankan usaha sesuai rencana. Identifikasi potensi lokal dan SDM menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan.

“Kami harapkan koperasi mampu mengenali potensi lokalnya. Itu bisa dilakukan kalau ada rencana bisnis yang jelas. Kalau bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas, tentu hasilnya akan baik,” katanya.

Baca Juga: FGD FKUB–FPLA Bantul Dorong Moderasi dan Harmoni Antarumat Beragama di Kalangan Pemuda

Sementara itu, anggota DPRD Sleman, Dara Ayu Suhartono, menegaskan bahwa keberhasilan KDMP tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif dinas dalam memberikan dorongan dan kebijakan pro-masyarakat.

“Apalagi program KDMP ini masih baru, jadi perlu pendampingan khusus agar tidak menjadi program yang mangkrak,” ungkapnya.

Dara Ayu yang juga anggota Komisi B DPRD Sleman memastikan bahwa pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan program agar benar-benar menyentuh masyarakat di tingkat bawah.

“Kami akan memastikan agar program dari pemerintah pusat maupun daerah betul-betul sampai ke sasaran,” tegasnya. []

Related posts