BacaJogja – Tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk pertama kalinya, Yogyakarta melayani keberangkatan jemaah haji secara mandiri tanpa harus melalui Embarkasi Donohudan, Jawa Tengah.
Seluruh jemaah asal DIY akan diberangkatkan langsung melalui Embarkasi Haji Yogyakarta, dengan pusat layanan berada di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIY, Jauhar Mustofa, menyampaikan rasa syukur atas penetapan Yogyakarta sebagai embarkasi resmi haji. Ketetapan tersebut termuat dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 11 Tahun 2025.
“Embarkasi YIA adalah mimpi yang menjadi nyata,” ujar Jauhar, menegaskan pentingnya capaian tersebut bagi daerah.
Baca Juga: STOP Penagihan Debt Collector Kasar: Ini Aturan Hukum yang Wajib Diketahui Semua Warga
Efisiensi Anggaran, Jarak, dan Dampak Ekonomi
Menurut Jauhar, hadirnya embarkasi haji di Yogyakarta memberikan sejumlah keuntungan operasional yang signifikan, antara lain:
- Mengurangi beban Asrama Haji Donohudan dan Bandara Adi Soemarmo
- Efisiensi anggaran dan jarak tempuh jemaah
- Optimalisasi pemanfaatan Bandara YIA
- Menggerakkan ekonomi masyarakat di kawasan sekitar embarkasi
Dengan adanya embarkasi ini, perjalanan jemaah menjadi lebih ringan karena waktu tempuh dan biaya transportasi menuju lokasi pemberangkatan dapat ditekan secara maksimal.
Hotel Ibis & Novotel Disiapkan Sebagai Asrama Haji Modern
Kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian serius. Hotel Ibis dan Novotel YIA disiapkan sebagai akomodasi setara asrama haji dengan standar pelayanan modern. Lebih dari 200 kamar akan ditempati jemaah dan petugas dengan konfigurasi tiga orang per kamar.
Ballroom dan 11 ruang pertemuan akan difungsikan secara terpadu untuk layanan kesehatan, dokumentasi, hingga proses pemberangkatan sebelum jemaah menuju bandara.
Baca Juga: 80 Tahun PGRI: Ribuan Guru Meriahkan Bakti Bersih Pantai Baru Bantul
9.641 Jemaah Berangkat dalam 27 Kloter
Pada musim haji 2026, total 9.641 jemaah akan diberangkatkan dari Bandara YIA yang terbagi dalam 27 kloter. Jemaah tersebut berasal dari wilayah:
- Kota Yogyakarta
- Kulon Progo
- Bantul
- Gunungkidul
- Sleman
- Kota Magelang
- Kabupaten Magelang
- Purworejo
- Kebumen
- Temanggung
- Wonosobo
Baca Juga: Kisah Haru Syafa Aulia: Gadis Tancep Gunungkidul Ditemukan Selamat Setelah 48 Jam Hilang
Jemaah akan diterbangkan menggunakan pesawat Airbus A330/A360 Garuda Indonesia.
Bandara YIA sebagai bandara internasional telah dipastikan siap melayani rangkaian proses embarkasi maupun debarkasi. Seluruh penerbangan haji menggunakan Terminal Internasional dengan armada pesawat Airbus 330 kapasitas 360 penumpang.
Pemerintah memastikan seluruh layanan berlangsung aman, sistematis, dan terkoordinasi dari tahap pemberangkatan hingga kepulangan ke tanah air. []






