Aset Tembus Rp2.829 T, Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kuat Sepanjang 2025

  • Whatsapp
kinerja bank mandiri
Bank Mandiri membukukan kinerja solid 2025 dengan aset Rp2.829 T, laba Rp56,3 T, digitalisasi Livin’ & Kopra, serta kontribusi besar bagi program pemerintah. (Ist)

BacaJogja  – Bank Mandiri menutup tahun 2025 dengan kinerja fundamental yang tetap kokoh di tengah dinamika ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11% (BPS) menjadi katalis positif bagi peningkatan intermediasi perbankan nasional, termasuk Bank Mandiri yang membukukan pertumbuhan aset, kredit, dan pendanaan secara solid.

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Audited 2025, total aset Bank Mandiri mencapai Rp2.829,9 triliun, tumbuh 16,6% YoY. Penyaluran kredit juga meningkat 13,4% YoY menjadi Rp1.895 triliun, ditopang pertumbuhan merata di seluruh segmen bisnis.

Read More

Kontribusi bagi ekonomi kerakyatan terlihat dari kredit UMKM yang tumbuh 4,88% YoY, mendukung 1,3 juta pelaku UMKM meski industri UMKM nasional mengalami perlambatan.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menegaskan, pertumbuhan ini merupakan hasil penguatan ekosistem pembiayaan yang selektif dan produktif.

“Kami terus mendorong pembiayaan yang terukur dengan fokus pada sektor produktif untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 23,9% YoY menjadi Rp2.105,8 triliun, dengan komposisi dana murah (CASA) mencapai Rp1.431,4 triliun atau tumbuh 12,6% YoY. Kuatnya likuiditas menjadi modal penting untuk ekspansi pembiayaan jangka panjang.

Akselerasi Digital Mendorong Lonjakan Transaksi

Digitalisasi tetap menjadi motor utama kinerja Bank Mandiri pada 2025.

Livin’ by Mandiri Lampaui 37 Juta Pengguna

Aplikasi Livin’ by Mandiri mencatat:

  • 37,2 juta pengguna (+27% YoY)
  • Akuisisi 25 ribu pengguna baru per hari
  • Peningkatan signifikan pada transaksi harian dan fitur ekosistem digital

Livin’ kini menjadi superapp dengan layanan transaksi harian, pembukaan rekening digital, QRIS, multicurrency, investasi, hingga lifestyle.

Kopra by Mandiri Perkuat Segmen Wholesale

Kopra menjadi platform digital satu pintu untuk korporasi, institusi, dan pelaku usaha melalui layanan:

  • Cash management
  • Value chain financing
  • Trade finance
  • Dashboard keuangan terintegrasi
  • Persetujuan transaksi real-time

Riduan menegaskan, ekosistem digital terintegrasi ini memperkuat peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembentukan struktur ekonomi nasional yang lebih kuat.

Kualitas Aset Terjaga, Laba Tembus Rp56,3 Triliun

Rasio kredit bermasalah NPL Gross tercatat 0,96%, lebih rendah dari rata-rata industri. Profitabilitas juga terjaga dengan laba bersih Rp56,3 triliun, ditopang:

  • Pendapatan bunga bersih Rp106 triliun
  • Pendapatan non-bunga Rp48,5 triliun (+14,5% YoY)

Diversifikasi pendapatan menunjukkan ketahanan fundamental jangka panjang.

Kontribusi Strategis bagi Program Prioritas Pemerintah

Bank Mandiri memperkuat posisi sebagai mitra pemerintah melalui berbagai program nasional.

Penyaluran KUR Rp41 Triliun

Sepanjang 2025, Bank Mandiri menyalurkan:

  • Rp41 triliun KUR kepada 360 ribu UMKM
  • Dukungan pembiayaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 147 mitra pelaksana
  • Penguatan desa lewat pengelolaan 4.700 rekening Koperasi Merah Putih, 3.700 BUMDes/BUMDesma

Bank Mandiri juga menjalankan 1.174 program TJSL untuk pemberdayaan ekonomi, akses gizi, air bersih, dan respon cepat terhadap bencana.

Kontribusi Fiskal: Dividen & Pajak

Selama 25 tahun terakhir:

  • Dividen Bank Mandiri mencapai Rp225 triliun
  • Pada 2025 dividen tumbuh menjadi Rp52,5 triliun
  • Kontribusi pajak kumulatif 2000–2025 mencapai Rp277 triliun
Komitmen ESG dan Net Zero 2030

Portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp316 triliun (+8% YoY), terdiri dari:

  • Rp166 triliun pembiayaan hijau
  • Rp150 triliun pembiayaan sosial

Bank Mandiri juga:

  • memperkuat green operation, kendaraan listrik, dan panel surya
  • menargetkan Net Zero Emissions Operasional pada 2030
  • meningkatkan keamanan data dan tata kelola digital

Skor ESG Sustainalytics meningkat menjadi 9,5 (negligible risk), menegaskan komitmen keberlanjutan.

Tentang Bank Mandiri

Bank Mandiri adalah salah satu bank terbesar di Indonesia dengan layanan mencakup Corporate, Commercial, SME, Micro, dan Consumer Banking. Melalui Mandiri Group yang terdiri dari Mandiri Sekuritas, BSI, Mandiri Taspen, AXA Mandiri, MTF, MUF, MRI, Mandiri Europe, dan Mandiri Capital Indonesia, perseroan menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan terintegrasi.

Hingga Desember 2025, Bank Mandiri memiliki:

  • 139 Kantor Cabang, 2.014 KCP
  • 12.953 ATM/CRM/CSM
  • 316.163 EDC
  • 7 kantor cabang luar negeri

Produk digital utama: Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, Livin’ Merchant, MITA, serta Mandiri e-money. []

Related posts