Penjelasan BMKG Yogyakarta soal Hujan Es di Prambanan dan Tempel Sleman

  • Whatsapp
ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan lebat. (Foto: Pixabay)

Sleman – Hujan intensitas sedang lebat disertai angin kencang dan hujan es mengguyur wilayah Kabupaten Sleman pada Jumat, 24 Desember 2021. Kejadian yang berlangsung sekitar 1,5 jam terhitung sejak pukul 14.00 – 15.30 WIB ini mengakibatkan pohon tumbang di beberapa lokasi.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyebutkan hujan hujan es terjadi di dua lokasi, yakni Kapanewon Tempel dan Prambanan. Sedangkan pohon tumbang tercatat di 13 lokasi, sejumlah pohon dilaporkan menimpa jaringan listrik, rumah, kandang dan menutup akses jalan.

Read More

Baca Juga: Peringatan Dini Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Hari Ini di Yogyakarta

Kepala Stasiun Klimatologi Sleman BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas mengatakan setidaknya ada dua analisis mengenai penyebab kejadian tersebut. Pertama, berdasarkan analisa streamline terdapat pola angin konvergensi di Jawa bagian tengah.

“Hal ini yang dapat memicu terjadinya pertumbuhan awan konvektif di sekitar wilayah tersebut,” kata Reni dalam siaran pers, Jumat, 24 Desember 2021.

Baca Juga: Daftar Sejumlah Daerah di Yogyakarta yang Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat

Kedua, berdasarkan analisa citra radar produk Maxdisplay-Z terdapat awan konvektif jenis CB di Kabupaten Sleman yang terpantau awal pada pukul 14.00 WIB di Kapanewon Tempel dan Prambanan.

Dia mengatakan, sebelum kejadian berlangsung sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem sudah dikeluarkan oleh Forecaster on Duty Stasiun Klimatologi Sleman pada 24 Desember 2021 pukul 13.30 WIB yang berlaku mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 15.40 WIB. []

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *