Umat Lingkungan Santo Yusup Tosari Mengikuti Pertemuan Adven Kedua

  • Whatsapp
Adven Kedua
Umat Lingkungan Santo Yusup Tosari Bersama Live In Dari SMA Katolik St.Louis I Surabaya, Mengikuti Pertemuan Adven Kedua, Berjalan Bersama Membangun Pertobatan. (Foto: Istimewa)

BacaJogja – Masa Adven merupakan peringatan yang dilakukan oleh umat Katolik untuk mempersiapkan dan menantikan kedatangan Kristus yang dimulai dari minggu pertama hingga minggu keempat setiap bulan Desember. Pada Minggu Adven kedua, lilin ungu kedua akan dinyalakan, hal ini menjadi tanda pengingat bagi umat Katolik untuk dapat tetap setia dalam mempersiapkan jalan kedatangan Kristus.

Tema Adven Keuskupan Agung Semarang pada tahun 2022 ini adalah Berjalan Bersama: Semakin Katolik, Semakin Apostolik. Melalui tema Adven tersebut Komisi Kateketik Keuskupan Agung Semarang mengajak seluruh umat untuk menggemakan Sinode dalam terang pemulihan atas Covid-19 dan umat diajak untuk tetap setia mewujudkan cita-cita RIKAS (Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang) dan menyambut semangat Sinode dengan iman yang semakin partisipatif dan transformatif.

Read More

Baca Juga: Suasana Perayaan Ekaristi di Santa Theresia Lisieux Boro Kulon Progo

Umat Lingkungan Santo Yusup Tosari bersama Live In dari SMA Katolik St.Louis I Surabaya pada hari Jumat, 9 Desember 2022 mengikuti pertemuan Adven Kedua di Kapel Santo Yusup Tosari, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta. Tema pertemuan Adven yang kedua ini adalah Berjalan Bersama Membangun Pertobatan, dimana umat diajak untuk semakin menantikan kedatangan Tuhan dengan sikap tobat dan memulihkan diri dari segala kekurangan dan keterputukan yang pernah terjadi.

Kegiatan pertemuan Adven Kedua berjalan dengan penuh gurauan dan interaksi yang hangat antar umat Lingkungan Santo Yusup Tosari dan para live in dari SMA Katolik St.Louis I Surabaya. Di mana umat lingkungan dan para live in saling berbagi pengalaman pribadi mereka mengenai pengamatan mereka terhadap umat lingkungan dan keluarga dalam merayakan Sakramen Gereja terutama Ekaresti dan kegiatan di lingkungan pada masa pemulihan pandemi.

Baca Juga: Umat Gereja St. Maria Assumpta Pakem Sleman Misa Pakai Baju Adat Nusantara

Ketua Lingkungan Santo Yusup Tosari, Bapak Agustinus Maryanta dalam kegiatan sharing membagikan pengamatannya bahwa umat lingkungan sudah mulai aktif kembali dalam kegiatan perkumpulan-perkumpulan di lingkungan maupun paroki. Ia juga berharap umat Lingkungan Santo Yusup Tosari dapat semakin aktif dalam kegiatan menggereja baik di lingkungan dan paroki, agar kegiatan-kegiatan menggereja dapat hidup dan pulih kembali seperti dahulu sebelum pandemi Covid-19.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ibu Sisca, guru pendamping dari SMA Katolik St.Louis I Surabaya saat menyampaikan pengalamannya, di mana di masa pasca pandemi ini umat Katolik telah dibuat nyaman dengan adanya teknologi seperti fasilitas live streaming Youtube atau fasilitas Zoom meeting yang pada masa pandemi lalu banyak digunakan oleh umat Katolik untuk merayakan misa atau perayaan ekaresti dan kegiatan keagamaan lainnya.

Baca Juga: Gegana Jibom Sterilisasi Gereja Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta

“Semoga dimasa pasca pandemi ini iman kita semakin kuat dan tidak terjebak dalam kenyamanan teknologi yang ada. Semoga kita semua juga bisa semakin mengeratkan semangat persaudaraan untuk secara bersama-sama kembali berkumpul untuk merayakan perayaan Ekaresti dan kegiatan menggereja lainnya baik di lingkungan maupun di paroki,” ungkapnya.

Pada intinya dari pertemuan Adven kedua ini, umat Lingkungan Santo Yusup Tosari dan para live in diajak untuk semakin mewujudkan pertobatan dalam mempersiapkan kehadiran Sang Juru Selamat. Serta diajak untuk semakin aktif terlibat dalam kegiatan sinodalitas hidup pada kegiatan hidup menggereja baik di lingkungan maupun paroki. Sebagai umat Katolik juga perlu menyadari bahwa Gereja merupakan paguyuban rohani bukan fisik belaka yang ditandai dengan babptis berkat satu kesatuan hidup dengan Kristus.

Artikel ditulis oleh Luciani Berthin Aninda, Mahasiwa Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta

Related posts