BacaJogja – Cuaca ekstrem melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Jumat (28/3), menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di beberapa wilayah. Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang terjadi di berbagai kabupaten.
Data hingga pukul 21.00 WIB dilaporkan sebagai berikut:
Kabupaten Bantul
Hujan deras berdampak pada lima kapanewon, yaitu Bantul, Pleret, Imogiri, Piyungan, dan Pajangan. Beberapa wilayah mengalami banjir genangan dan tanah longsor. Saat ini, tim gabungan masih melakukan pendataan dan penanganan di lapangan.
Kabupaten Gunungkidul
Enam kapanewon terdampak, yaitu Wonosari, Playen, Semanu, Paliyan, Semin, dan Patuk. Banjir menggenangi 14 rumah warga, serta menyebabkan akses jalan di satu titik terhambat akibat longsor.
Kabupaten Kulon Progo
Dua kapanewon, yakni Pengasih dan Girimulyo, mengalami dampak berupa tanah longsor dan pohon tumbang. Akibatnya, dua warga mengalami luka-luka, sementara satu titik pohon tumbang mengganggu akses jalan.
Baca Juga: Usai Ikut Ujian Online di UGM: Wanita Muda Dilaporkan Hilang dalam Perjalanan Mudik
Upaya Penanganan
BPBD DIY bersama pemerintah kalurahan, TNI, Polri, instansi terkait, komunitas relawan, dan masyarakat telah melakukan langkah-langkah berikut:
- Asesmen dampak kejadian untuk memperoleh data akurat mengenai wilayah terdampak.
- Koordinasi lintas sektor guna mempercepat respons dan bantuan.
- Evakuasi korban terdampak untuk memastikan keselamatan warga.
- Penyediaan bantuan logistik dan peralatan bagi warga yang terdampak.
- Peringatan dini dan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk selanjutnya.
BPBD DIY mengingatkan warga untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang guna menghindari risiko lebih lanjut akibat cuaca ekstrem. Data situasi ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan. (Pusdalops BPBD DIY)






