BacaJogja – Peran penjaga palang pintu kereta api sangat penting dalam menjaga keselamatan masyarakat. Meskipun hampir semua perlintasan telah dilengkapi dengan palang pintu otomatis, keberadaan petugas tetap diperlukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang melanggar aturan di perlintasan, sehingga kecelakaan sering terjadi—dari pejalan kaki yang tersambar kereta, mobil yang tertabrak, hingga truk yang terseret bermeter-meter.
Di akhir Ramadan 1446 H, Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (Pengda P3I) DIY menunjukkan kepeduliannya dengan berbagi parcel Lebaran kepada para penjaga palang pintu perlintasan kereta api di jalur Kutoarjo, Yogyakarta, hingga Solo.
Ketua Pengda P3I DIY, M. Rifqi Fauzi, SE., MM., menyampaikan bahwa dalam program Parcel On The Street tahun ini, sebanyak 84 paket parcel disalurkan tidak hanya kepada penjaga perlintasan kereta api, tetapi juga kepada penjaga makam dan marbot masjid.
Baca Juga: Pusat Oleh-Oleh Bantul Resmi Diluncurkan, Dorong UMKM Lokal ke Level Nasional
“Kami melihat bahwa para penjaga palang ini memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan nyawa banyak orang. Mereka bekerja dengan penuh dedikasi, sering kali tidak terlihat oleh masyarakat, padahal tugas mereka sangat vital,” ujar Rifqi saat simbolis menyerahkan parcel pada Kamis (27/3), disaksikan oleh Pimpinan Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.
Aksi kepedulian ini mendapat apresiasi dari Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pengda P3I DIY atas kepedulian terhadap para penjaga perlintasan kereta api, khususnya di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Menurutnya, jika kepedulian semacam ini terus terjaga di seluruh Indonesia, hal ini akan semakin meningkatkan semangat para petugas dalam menjalankan amanah mereka.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025: Masih Tersedia 100 Ribu Tiket Kereta dari Yogyakarta, Cek Rutenya!
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Pengda P3I DIY, Drs. H. Wahyoe Widiyatmo, menyampaikan bahwa industri periklanan dan kreatif saat ini turut terdampak oleh kebijakan pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran. Namun, hal tersebut tidak menghalangi mereka untuk terus peduli kepada masyarakat. Pembagian parcel kepada penjaga perlintasan kereta api dan kelompok masyarakat terpinggirkan lainnya telah berjalan selama 21 tahun, dengan M. Arief Budiman sebagai penggagas awal program ini.
“Insyaallah, meskipun terkena imbas dari kebijakan pemerintah terkait pemangkasan anggaran, kami yang bergerak di industri kreatif justru semakin tertantang untuk bertahan. Ciri khas orang kreatif adalah tidak mudah menyerah, dan sektor lain seperti kuliner serta jasa kreatif tetap bisa berkembang,” ujar Owner PT Bromica Advertising tersebut.
Kepedulian Pengda P3I DIY dalam berbagi parcel Lebaran ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk turut serta dalam mengasah rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa. []






