BacaJogja – Insiden tragis terjadi di Pantai Parangtritis pada Jumat pagi, 4 April 2025. Tiga wisatawan terseret ombak saat bermain air di zona rip current atau arus balik sekitar pukul 10.00 WIB. Dua korban berhasil diselamatkan, namun satu orang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Menurut keterangan Humas Basarnas Yogyakarta, Pipiet Erriyanto, total terdapat 12 orang dalam rombongan wisatawan yang datang sejak pukul 07.00 WIB. “Korban pertama bermain air bersama sepuluh rekannya. Dua korban lainnya datang bersama seorang teman dan bermain tidak jauh dari lokasi pertama,” ujarnya.
Ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret salah satu wisatawan ke tengah laut. Dua orang lain yang mencoba menolong justru ikut terseret. Sayangnya, ketiganya tidak mengenakan alat keselamatan seperti pelampung atau life jacket.
Baca Juga: Kronologi dan Data Korban Terseret Arus di Parangtritis Bantul
“Dua korban berhasil diselamatkan oleh tim SAR dan relawan yang siaga di kawasan Pantai Parangtritis. Satu orang lagi hingga kini masih belum ditemukan,” lanjut Pipiet.
Rip Current: Arus Mematikan yang Kerap Tak Terlihat
Rip current atau arus balik merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan laut, terutama di kawasan pantai selatan Jawa yang terkenal dengan ombak besarnya. Arus ini bergerak dengan kecepatan tinggi menjauh dari pantai dan bisa menyeret siapa pun ke tengah laut dalam hitungan detik.
Meskipun terlihat tenang, kawasan rip current justru sangat berbahaya. Banyak wisatawan yang tidak menyadari keberadaannya hingga mereka berada terlalu jauh dari bibir pantai dan tak mampu berenang kembali.
Baca Juga: Tarif Listrik April 2025: Daftar Harga per kWh untuk Pelanggan Subsidi dan Nonsubsidi
Kenali Tanda-Tanda Rip Current Sebelum Berenang
Agar tetap aman saat menikmati pantai, penting untuk mengetahui ciri-ciri zona rip current, antara lain:
- Air tampak lebih tenang atau seperti “celah” di antara gelombang.
- Warna air lebih gelap karena kedalaman yang lebih besar.
- Gelombang pecah di kedua sisi, tetapi bagian tengah tampak mengalir ke laut.
- Busa atau sampah laut tertarik ke arah tengah dalam garis lurus.
Jika mendapati tanda-tanda ini, sebaiknya hindari area tersebut dan cari lokasi lain yang lebih aman untuk bermain air.
Tips Selamat Jika Terjebak Rip Current
Jika tanpa sengaja terseret arus balik, lakukan langkah-langkah berikut:
- Tetap tenang dan jangan panik.
- Jangan berenang melawan arus. Berenanglah menyamping, sejajar dengan pantai, untuk keluar dari jalur arus.
- Jika lelah, biarkan tubuh mengikuti arus sambil menghemat tenaga, kemudian arahkan diri ke samping saat arus melemah.
- Segera angkat tangan untuk meminta pertolongan.
Baca Juga: Polres Kulon Progo Perketat Pengamanan Wisata Saat Libur Lebaran 2025
Liburan Aman di Pantai, Pilihan Bijak Menikmati Alam
Dengan keindahan yang dimiliki, Pantai Parangtritis memang menggoda untuk dinikmati. Namun, demi keselamatan, pengunjung disarankan untuk tidak berenang di kawasan rawan. Alternatif seperti berjalan di sepanjang pasir, menikmati sunset, hingga mencicipi kuliner khas pantai bisa menjadi pengalaman yang tak kalah menyenangkan.
Kesadaran terhadap bahaya rip current dan kepatuhan terhadap rambu keselamatan dapat menyelamatkan nyawa. Pastikan Anda selalu mengikuti arahan petugas pantai sebelum bermain air. []
Kata Kunci SEO:
Pantai Parangtritis, rip current, wisatawan terseret ombak, laka laut Parangtritis, cara selamat dari rip current, arus balik pantai selatan, kecelakaan laut Jogja, tips aman liburan di pantai.
Jika kamu butuh versi lebih pendek untuk berita langsung atau ingin infografik visual tentang rip current, aku bisa bantu juga! Mau lanjut ke sana?






