BacaJogja – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mengukuhkan 1.408 lulusan dalam Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode III Tahun Akademik 2024/2025 yang berlangsung di Grha Sabha Pramana, Rabu (28/5). Dari jumlah tersebut, nama Mutiara Anindyana Hapsari mencuri perhatian publik. Mahasiswi Fakultas Farmasi ini dinobatkan sebagai wisudawan termuda dengan usia 19 tahun 1 bulan 9 hari.
Mutiara tak hanya berhasil lulus muda, tetapi juga menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat cumlaude, melampaui rata-rata usia lulusan sarjana UGM yang berada di angka 22 tahun 6 bulan 15 hari.
Motivasi dari Keluarga, Akselerasi Sejak Dini
Perjalanan akademik Mutiara dimulai jauh sebelum memasuki dunia kampus. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar dan Menengah Pertama, ia mengikuti program akselerasi. Keputusan untuk mempercepat jenjang pendidikan dilatarbelakangi oleh kondisi keluarga, terutama keinginannya untuk membuat orang tua bangga selagi masih dalam usia produktif.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling DIY Juni 2025: Lokasi dan Waktu Layanan Terbaru
“Pemikiran saya waktu kecil dulu, cuma ingin cepat lulus agar nanti saat saya sarjana, orang tua saya masih muda. Keluarga saya juga sangat mendukung waktu itu,” ujar Mutiara saat diwawancarai, Sabtu (31/5).
Adaptasi di Awal Kuliah dan Lingkungan yang Suportif
Meski pencapaiannya terlihat gemilang, Mutiara tak menutupi tantangan yang ia hadapi di awal masa perkuliahan. Menjadi mahasiswa termuda di lingkungan kampus membuatnya sempat kesulitan beradaptasi, apalagi harus merantau seorang diri ke Yogyakarta.
“Awal kuliah terasa sulit, belum familiar sama lingkungan baru dan harus menyesuaikan tempo belajar. Tapi saya beruntung punya teman-teman yang suportif,” kenangnya.
Baca Juga: Aksi Heroik SAR Parangtritis dan Ditpolairud Selamatkan Wisatawan dari Laka Laut
Dukungan sosial tersebut menjadi kunci utama yang membantunya tumbuh dan berkembang selama menjadi mahasiswa.
Aktif di Kampus, Fokus pada Kosmetika Bahan Alam
Selama masa studi, Mutiara tak hanya fokus pada akademik. Ia aktif dalam berbagai kegiatan kampus seperti organisasi mahasiswa, kepanitiaan, menjadi asisten laboratorium, hingga proyek penelitian. Minatnya pada dunia kosmetika berbahan alam membawanya menyusun skripsi berjudul:
“Optimasi HPMC dan Karbopol serta Uji Aktivitas Tabir Surya dan Sifat Fisik Gel Ekstrak Biji Coffea arabica dan Minyak Biji Vitis vinifera L. secara In Vitro.”
“Saya ambil topik formulasi kosmetika dari bahan alam karena memang tertarik ke arah sana,” jelasnya.
Pesan untuk Mahasiswa: Nikmati Proses dan Terus Eksplorasi
Kepada para mahasiswa yang tengah menempuh studi, Mutiara membagikan pesan sederhana namun bermakna: jangan terburu-buru, nikmati proses, dan jangan takut mengeksplorasi hal-hal baru.
“Dulu aku juga sempat bingung sama arah dan tujuan, mungkin fase ini banyak dialami mahasiswa. Tapi pesan aku, enjoy the process aja dan jangan lupa buat eksplor banyak hal baru,” tuturnya.
Dengan pencapaian luar biasa di usia muda, Mutiara Anindyana Hapsari menjadi bukti nyata bahwa usia bukanlah batas untuk berprestasi. Ia adalah inspirasi bagi generasi muda yang ingin terus belajar, beradaptasi, dan meraih cita-cita setinggi mungkin. []






