Polres Sleman Kantongi Identitas Pelaku Perusakan Mobil Patroli, Forum Ojol Dukung Proses Hukum

  • Whatsapp
mobil patroli
Mobil patroli polisi yang dirusak saat ricuh driver ojol dengan customer di Sleman. (Ist)

BacaJogja Kericuhan yang terjadi pada Sabtu dini hari (5/7/2025) di kawasan Jalan Godean, Sleman, berbuntut panjang. Aksi ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang merusak mobil patroli polisi kini memasuki tahap penyelidikan intensif.

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Wahyu Agha Ari Septyan, menegaskan pihaknya telah mengantongi identitas sejumlah pengemudi ojol yang terlibat dalam aksi perusakan tersebut. “Nama-nama pelaku sudah kami kantongi. Dalam waktu dekat akan kami panggil,” ujarnya.

Read More

Baca Juga: Bukan Perpustakaan Biasa! Yuk Intip Tempat Baca Keren di Dekat Taman Paseban Bantul

Peristiwa bermula dari cekcok antara seorang driver ojol dengan pelanggan yang merasa pesanannya terlambat. Video pertengkaran itu viral di media sosial dan memicu emosi rekan-rekan sesama driver. Ratusan pengemudi ojol mendatangi rumah pelanggan yang bersangkutan. Meski polisi sudah mengamankan pelanggan dan meminta massa bubar, kerumunan kembali terjadi hingga berujung perusakan kendaraan patroli.

Dalam rekaman CCTV dan video amatir yang beredar, tampak sejumlah driver melempar batu, memukul kaca mobil patroli, menggulingkan kendaraan, hingga mencopot lampu rotator. Kericuhan berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Berkat respons cepat aparat, situasi kemudian berhasil dikendalikan.

Menanggapi insiden tersebut, Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB) menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar lokasi kejadian. Mereka juga mendukung langkah kepolisian untuk menegakkan hukum secara tegas terhadap para pelaku.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Driver Ojol, Polres Sleman Amankan Terduga Pelaku dan Mediasi Massa

“Kami, mewakili teman-teman ojol Yogyakarta, memohon maaf kepada warga Bantulan dan sekitarnya di Jalan Godean atas insiden yang terjadi,” tulis FOYB dalam pernyataan resminya.

Selain itu, FOYB mengimbau seluruh pengemudi ojol agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menindak para pelaku perusakan sesuai hukum yang berlaku. Kami akan terus mengawal perkembangan kasus ini,” tambahnya.

Pihak kepolisian Sleman memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Warga pun diimbau tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. []

Related posts