BacaJogja – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta merilis prakiraan cuaca tiga harian untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlaku mulai 8 Juli hingga 10 Juli 2025. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, terdapat sejumlah faktor yang berpotensi memicu hujan di beberapa wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, S.Si., M.Kom, menjelaskan suhu muka laut di perairan sekitar Jawa masih relatif hangat. Di Laut Jawa, suhu terpantau 28–30 °C, sedangkan di Samudra Hindia selatan Jawa berkisar 26–28 °C dengan anomali suhu antara -0,5 hingga 2,0 °C. Kondisi ini mendukung suplai uap air ke atmosfer sehingga memperbesar peluang terbentuknya awan hujan.
Baca Juga: Duka di Malam Sunyi: Tabrak Lari Renggut Nyawa Nenek di Kulon Progo
Selain itu, pola siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera juga mempengaruhi pergerakan angin di wilayah Jawa, termasuk DIY, yang didominasi angin timuran dengan sedikit konvergensi. Profil kelembapan udara pada ketinggian 1.500–5.000 meter berada di rentang 60–90%, yang turut mendukung potensi hujan.
Berikut rincian prakiraan cuaca di DIY:
- Selasa, 8 Juli 2025
Potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Sleman, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. - Rabu, 9 Juli 2025
Potensi hujan ringan di Sleman, Gunungkidul bagian utara, serta Kulon Progo bagian utara. - Kamis, 10 Juli 2025
Potensi hujan ringan di Sleman dan Kulon Progo bagian utara.
Baca Juga: Ribuan ASN Bersihkan Sungai di Yogyakarta: Pemkot Tegaskan Sanksi bagi yang Absen
BMKG menghimbau masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui kanal resmi dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan atau merencanakan perjalanan.
Untuk informasi lebih detail sesuai lokasi, masyarakat juga dapat menghubungi kantor BMKG terdekat atau berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait kebencanaan lainnya. []






